Bayi Nyaris Tertukar, Ibu Asal Cimahi Ini Dapat Perhatian Gubernur Jabar

FOTO : Nina Saleha, ibu sang bayi [dok.tangkapan layar warganet]

LINGKARPENA.ID | Pengalaman pahit dialami seorang ibu muda, Nina Saleha (27) warga Cimahi, Bandung, usai melahirkan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS). Bayi yang baru dilahirkannya dilaporkan nyaris tertukar. Kejadian ini sontak memicu kekhawatiran sekaligus menjadi sorotan publik.

 

Peristiwa tersebut pertama kali mencuat setelah Nina membagikan pengalamannya melalui sejumlah platform media sosial. Unggahan itu dengan cepat viral dan menuai beragam reaksi dari warganet, yang sebagian besar menyampaikan simpati serta mendesak adanya evaluasi terhadap pelayanan rumah sakit.

 

Kasus ini pun menarik perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Respons cepat ditunjukkan orang nomor satu di Jawa Barat itu dengan langsung menghubungi Nina melalui sambungan telepon untuk mendengarkan kronologi kejadian secara langsung.

Baca juga:  PWI Jabar Gelar Konferensi Kerja Peningkatan Kualitas

 

Dalam percakapan tersebut, Nina menjelaskan secara rinci insiden yang dialaminya hingga membuat dirinya dan keluarga merasa cemas. Setelah mendengar penjelasan itu, Dedi Mulyadi segera berkoordinasi dengan pihak manajemen Rumah Sakit Hasan Sadikin guna memastikan adanya tindak lanjut atas kejadian tersebut.

 

Tak hanya itu, sebagai bentuk empati, Dedi Mulyadi juga memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta kepada Nina. Bantuan tersebut disambut haru oleh ibu tiga anak tersebut.

Baca juga:  Dinsos Lakukan Penjangkauan Kasus Bayi Tanpa Tempurung Kepala, Didampingi BJB Palabuhanratu dan Jabar Quick Respon

 

Melalui akun Facebook pribadinya, Nina mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan, baik dari pemerintah maupun masyarakat luas.

 

“Hatur nuhun ka sadayana parantos ngabantos miralkeun. Alhamdulillah, tadi dari pihak manajemen RS Hasan Sadikin dan dari Pak Gubernur juga sudah menghubungi saya,” ucap Nina.

 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para warganet yang telah membantu menyebarluaskan kisahnya hingga mendapat perhatian cepat dari pihak berwenang.

 

“Terima kasih buat para netizen yang sudah banyak men-support dan mendoakan saya sampai ke telinganya Pak Dedi. Alhamdulillah mudah-mudahan rumah sakit tersebut bisa ditindak lebih lanjut dan menjadi lebih baik lagi,” lanjutnya.

Baca juga:  Perempuan Penculik Bayi Diamankan Polsek Jampang Tengah, Ini Modusnya!

 

Nina menambahkan bahwa bantuan yang diterimanya akan dimanfaatkan untuk keperluan aqiqah sang buah hati.

 

“Dan untuk Pak KDM, terima kasih atas bantuannya. Saya akan memanfaatkan bantuan dari bapak untuk membeli domba buat aqiqah,” ungkapnya.

 

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya ketelitian dan profesionalisme dalam pelayanan kesehatan, khususnya di rumah sakit besar. Masyarakat pun berharap kejadian serupa tidak terulang kembali, serta adanya evaluasi menyeluruh agar standar pelayanan semakin ditingkatkan.

Pos terkait