LINGKARPENA.ID | Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Diaperkim) Kabupaten Sukabumi turut mendampingi kunjungan Bupati Sukabumi bersama Danrem 061/Suryakancana dalam peninjauan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi penyintas bencana di Desa Langkapjaya, Kecamatan Lengkong. Kamis ( 9/4/2026 ).
Kepala Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah daerah bersama unsur TNI menjadi bentuk komitmen kuat dalam memastikan percepatan pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana.
“Pendampingan ini kami lakukan untuk memastikan seluruh proses pembangunan Huntap berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi teknis, kualitas bangunan, hingga kesiapan sarana prasarana pendukungnya,” ujar Sendi.
Ia menambahkan, pembangunan hunian tetap ini diperuntukkan bagi warga yang terdampak bencana banjir dan pergerakan tanah yang terjadi pada tahun 2024 hingga 2025. Disperkim berperan aktif dalam perencanaan, pengawasan, serta koordinasi lintas sektor agar hunian yang dibangun layak, aman, dan nyaman untuk ditempati.
“Sebanyak 28 kepala keluarga akan menempati Huntap ini. Kami memastikan hunian yang dibangun tidak hanya memenuhi standar kelayakan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat untuk memulai kehidupan baru,” tambahnya.
Menurut Sendi, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga sosial, menjadi kunci dalam percepatan penanganan pascabencana. Ia berharap, pembangunan Huntap ini dapat segera rampung dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Kami berharap kehadiran Huntap ini bisa menjadi solusi jangka panjang bagi warga terdampak, sekaligus menghadirkan lingkungan permukiman yang lebih tertata dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan optimal, serta memberikan harapan baru bagi masyarakat untuk bangkit dan menjalani kehidupan yang lebih baik. (adv).






