Warung Hangus Dilalap Api di Ciemas, Petugas Damkar Berpacu Waktu di Jalan Rusak

LINGKARPENA.ID | Malam yang seharusnya tenang di Kampung Cicurug, Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, berubah menjadi kepanikan saat kobaran api melalap sebuah warung milik warga pada Sabtu (2/5/2026) malam. Percikan awal diduga berasal dari konsleting listrik, yang dengan cepat menjalar dan menghanguskan bangunan berukuran 7×9 meter tersebut.

 

Laporan kejadian diterima petugas pemadam kebakaran pada pukul 20.58 WIB. Tak butuh waktu lama, satu unit dari Posko 12 Ciemas langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 21.00 WIB. Dalam kondisi jalan yang tidak sepenuhnya bersahabat, petugas tetap berpacu dengan waktu demi mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitarnya.

Baca juga:  Curug Cikaret Sukabumi, Objek Wisata Hidden Gem dan Mulai Dilirik Wisatawan

 

Setibanya di lokasi pada pukul 21.08 WIB, kobaran api sudah membesar. Upaya pemadaman segera dilakukan dengan mengandalkan sumber air dari Sungai Ciletuh yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Api akhirnya berhasil dikendalikan setelah 65 menit penanganan, tepatnya pada pukul 22.16 WIB.

 

Wadanton Damkar Pos 12 Ciemas, Tatang, mengungkapkan bahwa pihaknya menghadapi sejumlah kendala saat proses pemadaman berlangsung.

Baca juga:  Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Cikujang Blokir Akses Tambang

 

“Kami menerima laporan dari pihak PLN dan langsung bergerak cepat ke lokasi. Kondisi jalan yang rusak serta kendala teknis pada peralatan sempat menjadi hambatan, namun alhamdulillah api berhasil kami padamkan sebelum merembet ke rumah warga lainnya,” ujar Tatang kepada lingkar pena. id, Minggu ( 3/5/2026 ).

 

Warung milik Bapak Maman yang ditempati bersama keluarganya menjadi satu-satunya bangunan yang terdampak langsung dalam peristiwa tersebut. Meski seluruh bangunan warung ludes terbakar, satu unit rumah di sekitar lokasi berhasil diselamatkan dari amukan si jago merah.

Baca juga:  Api Lumat Rumah Dua Lantai di Lembursitu

 

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Seluruh penghuni dilaporkan selamat. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp100 juta.

 

Di balik gelapnya malam dan keterbatasan yang dihadapi, kerja sigap para petugas menjadi penentu agar kebakaran tidak berubah menjadi bencana yang lebih besar. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik di lingkungan rumah tangga, terutama pada bangunan semi permanen seperti warung.(adv).

Pos terkait