LINGKARPENA.ID | Ratusan anggota Pramuka Siaga dari berbagai Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Surade mengikuti kegiatan Pesta Siaga 2026 yang digelar di GOR Surade, Jalan Raya Cirangkong, Kelurahan/Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (9/5/2026).
Mengusung tema “Ceria Berkarya, Santun Berbudaya”, kegiatan ini menjadi ajang kreativitas sekaligus pembinaan karakter bagi peserta usia siaga. Berbagai penampilan seni dan kreasi bertema budaya ditampilkan, serta stand-stand yang menyuguhkan aneka kuliner tradisional hingga kuliner kekinian turut memeriahkan acara.
Ketua panitia, Kak Ai Anggraeni, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Kwartir Ranting Surade.
“Pesta Siaga ini bertujuan memberikan wahana gembira bagi anak-anak, melatih keterampilan, kreativitas, serta keberanian. Selain itu juga menanamkan sikap sopan, tertib, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak usia dini,” ujarnya.
Ia menyebutkan, kegiatan ini diikuti oleh 55 barung dari 55 gugus depan dengan total 330 peserta siaga putra dan putri.
“Melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antar gugus depan se-Kecamatan Surade,” tambahnya.
Ketua Kwartir Ranting Surade, Kak Purna Irawan, mengapresiasi dukungan semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada para pembina, mabigus, dan orang tua yang telah membimbing anak-anak selama ini. Tanpa dukungan mereka, kegiatan ini tidak akan berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kegiatan kepramukaan dalam membentuk karakter peserta didik.
“Pendidikan kepramukaan merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter anak. Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan nilai-nilai Dwi Satya dan Dwi Dharma dapat tertanam kuat pada diri peserta,” katanya.
Sementara itu, kegiatan secara resmi dibuka oleh Dansatrad 402 Cibalimbing yang diwakili Letda Adm Alif Abadi. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi penyelenggaraan Pesta Siaga yang dinilai sangat positif bagi generasi muda.
“Kegiatan ini luar biasa, sangat bagus dan harus terus dilaksanakan ke depan. Kedisiplinan harus ditanamkan sejak usia dini agar generasi penerus bisa meraih cita-citanya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua dan guru terhadap penggunaan gawai oleh anak-anak.
“Kami mohon kepada para pengajar dan orang tua untuk mengantisipasi penggunaan HP pada anak. Tolong dicek kembali, agar tidak ada akses ke situs atau aplikasi yang tidak jelas,” pesannya.
Kegiatan Pesta Siaga 2026 di Surade ini diisi dengan berbagai rangkaian acara, mulai dari upacara pembukaan, karnaval, taman siaga, bazar siaga, hingga penutupan dan pemberian penghargaan. Suasana penuh keceriaan tampak sejak pagi, dengan para peserta mengenakan kostum hasil karya sendiri.
Meski diakui masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan, panitia berharap kegiatan ini dapat menjadi pengalaman berharga bagi para peserta.
“Semoga Pesta Siaga ini mampu membentuk pribadi anak-anak yang gembira, terampil, sopan, dan cinta budaya Indonesia,” tutup Ai Anggraeni.






