Tahfidz Fathiyyah Zahra, Rekomendasi Pendidikan Tahfidz Al-Quran Wilayah Cisaat Sukabumi

Pimpinan Tahfidz Al-Quran Fathiyyah Zahra, KH. Iim Abdul Karim, saat monitoring kegiatan siswa mengaji.| foto: ist]

LINGKARPENA.ID | Pendidikan agama Islam Tahfidz Al-Qur’an Fathiyyah Zahra Abdul Karim, Cibolang Girang, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, siap mencetak generasi Qu’rani masa depan dan menjadi solusi pilihan.

Ada sejumlah kelompok tahfidz dan ragam usia yang menuntut ilmu di tahfidz al-Quran Fathiyyah Zahra Abdul Karim ini. Contoh, seperti kelompok Maryam, Ar-Rahman, Al-Furqan dan kelompok lainnya.

Melalui kegiatan rutin ini kita belajar membaca dan menghafal al-quran secara bersama-sama. Dan ini merupakan metode belajar di Tahfidz Al-qur’an Fathiyyah Zahra.

Baca juga:  Kang Uu Sesalkan Viralnya Pemuda Sukabumi Injak Al- Quran dan Tantang Umat Muslim

Diketahui Program ke-1 Tahfidz Qur’an Fathiyyah Zahra ini dilaksanakan setiap hari Senin hingga Rabu setiap pukul 15;00-17:30 wib. Dan kini ada program ke-4 yaitu belajar Matematika bersama setiap jumat sore.

Pimpinan Tahfidz Al-Qur’an Fathiyyah Zahra, KH. Iim Abdul Karim, M.Si., menjelaskan, bahwa di Tahfidz Fathiyah Zahra kini memiliki Empat program setiap pekannya.

“Insya Allah dengan program-program yang ada dan para pengajar yang mumpuni kami bisa memberikan pendidikan yang terbaik buat putra-putri bangsa,” kata A H. Iim kepada BERITAOKE.ID Senin (6/7).

Baca juga:  Haul Akbar Pendiri Ponpes Al Huda Surade, Momentum Mengenang Jasa Ulama dan Memperkuat Ukhuwah

Program ke-1 itu hari Senin-Rabu, Program ke-2 Sabtu-Minggu pukul 07:00-09:00 wib Pagi dan Program ke-3 Calistung, setiap Jumat pukul 14;00-pukul 16:00 WIB.

Dan program ke-4 sekarang sudah mulai berjalan yaiyu belajar Matematika bersama dilaksanakan setiap hari Jumat sore.

Tahfidz Al-Quran Fathiyyah Zahra Abdul Karim Cibolang Cisaat ini memiliki moto yaitu; “Mewujudkan Generasi Qur’ani Unggul Dalam Prestasi”.

Dijelaskan Kang H Iim sapaan akrabnya, belajar bersama adalah salah satu metode pembelajaran di mana kelompok siswa bekerja sama untuk mempelajari al-quran secara bersama-sama.

Baca juga:  Pendidikan Tahfidz Al-Quran Fathiyyah Zahra Abdul Karim Gelar Wisuda

“Ya, metode ini dapat membantu siswa bertukar pengetahuan, pemahaman dan mendukung satu sama lainnya. Jadi dengan belajar al-quran secara bersama-sama,” jelasnya.

Selain itu kata Kang H Iim, belajar bersama juga melatih interaksi sosial siswa dengan sesama teman lainnya.

“Belajar bersama juga dapat mengembangkan keterampilan komunikasi anak/siswa, melatih cara memimpin yang baik dalam diskusi  dan meningkatkan intelektual anak,” pungkasnya. (*).

Pos terkait