Haul Akbar Pendiri Ponpes Al Huda Surade, Momentum Mengenang Jasa Ulama dan Memperkuat Ukhuwah

LINGKARPENA.ID | Pondok Pesantren (Ponpes) Al Huda Sukamaju, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, menggelar Haul Akbar pendiri Ponpes Al Huda, pada Sabtu malam (31/01/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan santri, alumni, serta masyarakat sekitar.

 

Hadir dalam acara tersebut Camat Surade U. Suryana, Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra, Ketua Umum JTM H. Hendra Permana, Ketua PP Kecamatan Ciracap, barisan Banser, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga besar Ponpes Al Huda.

 

Dalam sambutannya, pengelola Pondok Pesantren Al Huda Ustadz Ridwan Mansyur menjelaskan bahwa haul akbar ini merupakan peringatan wafat dua tokoh besar pendiri Ponpes Al Huda, yakni Mama Tajul Arifin bin Mama H. Umar (haul ke-27) dan Mama H. Ahmad Zaenal Muutaqin bin Mama H. Bahri (haul ke-31).

Baca juga:  Silaturahmi Kebhinekaan, Wabup Iyos: Kokohkan Ketahanan Nasional Persatuan dan Kesatuan

 

“Alhamdulillah, hari ini kami keluarga besar Ponpes Al Huda melaksanakan haul akbar dua tokoh pendiri Ponpes Al Huda,” ujar Ridwan Mansyur.

 

Ia menyebutkan, Ponpes Al Huda didirikan sejak tahun 1943, jauh sebelum Indonesia merdeka, dan telah berperan besar dalam mencetak generasi berilmu, berakhlak, serta berkontribusi bagi masyarakat.

 

“Kedua beliau adalah pendiri pontren Al Huda. Berkat jasa-jasa besar beliau, hingga saat ini Ponpes Al Huda masih berdiri dan terus berkembang,” sambungnya.

 

Ridwan Mansyur juga mengajak seluruh alumni Ponpes Al Huda untuk terus menjaga persatuan dan berperan aktif dalam membesarkan nama pondok pesantren.

Baca juga:  Ketua DPRD Sukabumi Hadiri Pelepasan Calon Jemaah Haji Kloter 13 JKS

 

“Kami berharap seluruh alumni Ponpes Al Huda dapat bahu-membahu, bergandengan tangan, dalam menjaga dan membesarkan Ponpes Al Huda ke depan,” katanya.

 

Sementara itu, mewakili unsur Forkopimcam Surade, Camat Surade U. Suryana menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya haul akbar tersebut. Menurutnya, haul memiliki makna penting sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pendahulu.

 

“Haul akbar merupakan kegiatan yang memiliki makna penghargaan dan mengenang jasa-jasa karuhun terdahulu yang telah berjuang dalam bidang pendidikan dan dakwah,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, nilai-nilai perjuangan para pendiri pesantren harus terus diwariskan kepada generasi muda agar tetap relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar keislaman dan kebudayaan.

Baca juga:  Peletakan Batu Pertama Masjid Al-Hijrah Panimbaan, Dandim 0622: Target Akhir Tahun Selesai

 

Secara makna, haul bukan sekadar peringatan tahunan wafatnya tokoh, namun menjadi momentum spiritual untuk meneladani perjuangan, keikhlasan, serta dedikasi para ulama dalam membangun umat. Melalui haul, ikatan silaturahmi antar santri, alumni, dan masyarakat juga semakin kuat, sekaligus menjadi sarana memperkokoh nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan.

 

Kegiatan haul akbar ditutup dengan doa bersama dan tausiyah, sebagai ungkapan rasa syukur dan harapan agar Ponpes Al Huda terus menjadi pusat pendidikan Islam yang membawa keberkahan bagi masyarakat luas.

Pos terkait