LINGKARPENA.ID | Suasana pagi di kawasan Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, mendadak ramai pada Rabu (21/5/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Seorang pemuda yang diduga terlibat pencurian uang di sebuah warung kelontong diamankan warga setelah sempat dicari oleh masyarakat sekitar.
Peristiwa itu bermula ketika pemuda tersebut datang ke sebuah warung milik warga dan memesan secangkir kopi. Pemilik warung kemudian masuk ke dalam rumah untuk menyiapkan pesanan. Namun saat kembali ke warung, pria tersebut sudah tidak berada di lokasi.
Tak hanya itu, pemilik warung mendapati uang tunai miliknya dengan jumlah lebih dari Rp2 juta dilaporkan hilang. Kopi yang sebelumnya dipesan pun masih tersisa dan belum sempat diminum ataupun dibayar.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berinisiatif melakukan pencarian di sekitar kawasan pantai. Tidak berselang lama, pemuda yang diduga sebagai pelaku berhasil ditemukan hingga akhirnya diamankan warga.
Situasi sempat dipenuhi kerumunan masyarakat. Beruntung, sejumlah tokoh pemuda bersama aparat desa segera turun tangan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Kepala Desa Ujunggenteng, Sahid Siam, mengatakan pihak desa bergerak cepat mengamankan terduga pelaku sebelum diserahkan kepada aparat kepolisian.
“Informasi sementara yang kami terima, orang tersebut awalnya memesan kopi di warung warga. Ketika pemilik warung masuk untuk membuat kopi, diduga uang di warung hilang. Warga kemudian mencari dan menemukan yang bersangkutan,” ujar Sahid kepada lingkarpena. id, Kamis ( 21/05 ).
Ia menambahkan, kondisi di lokasi sempat ramai karena banyak warga berdatangan setelah mendengar kabar tersebut. Untuk menghindari tindakan main hakim sendiri, pihak desa bersama tokoh masyarakat membawa pemuda itu ke Kantor Desa Ujunggenteng.
“Supaya situasi tetap kondusif, yang bersangkutan kami amankan sementara di kantor desa. Setelah itu pihak Polsek Ciracap datang menjemput untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait status maupun hasil pemeriksaan terhadap pemuda tersebut.






