LINGKARPENA.ID | Rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, mendapat sambutan hangat dari pemerintah desa, nelayan, dan masyarakat setempat. Program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat sektor perikanan di wilayah selatan Sukabumi.
Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan sosialisasi pelaksanaan pembangunan KNMP yang berlangsung pada Senin (6/7/2026) di Aula Desa Ujunggenteng.
Kegiatan dihadiri Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palabuhanratu Sarwono selaku perwakilan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kepala Bidang Tangkap Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sukabumi, anggota DPRD Kabupaten Sukabumi H. Dadang Hermawan, Camat Ciracap, Kepala Desa Ujunggenteng Sahid Siam, Bhabinkamtibmas Desa Ujunggenteng, Danpos TNI AU Ujunggenteng, Polsus KKP, pihak pelaksana proyek, tokoh nelayan, serta tokoh masyarakat.
Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih akan segera dimulai dalam beberapa minggu ke depan dengan target penyelesaian selama 135 hari kalender.
Perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan berharap seluruh elemen masyarakat dapat memberikan dukungan agar proses pembangunan berjalan lancar, tepat waktu, dan menghasilkan fasilitas yang benar-benar memberikan manfaat bagi nelayan serta masyarakat pesisir secara luas.
Kepala Desa Ujunggenteng, Sahid Siam, mengapresiasi dipilihnya Desa Ujunggenteng sebagai lokasi pembangunan KNMP. Menurutnya, program tersebut menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
“Saya selaku Kepala Desa menyambut baik rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Ujunggenteng. Para nelayan juga sangat berbahagia karena ini merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan, khususnya masyarakat pesisir,” ujar Sahid Siam.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung program tersebut, mulai dari unsur Kementerian Kelautan dan Perikanan, PPN Palabuhanratu, Forkopimcam, DPRD Kabupaten Sukabumi, aparat keamanan, hingga para tokoh nelayan dan stakeholder di kawasan perairan Ujunggenteng.
Dalam sesi dialog, sejumlah tokoh masyarakat turut memberikan masukan konstruktif agar pembangunan memperhatikan karakteristik lingkungan pesisir.
Salah satunya disampaikan H. Endang, yang mengingatkan agar material bangunan tidak menggunakan baja ringan maupun pipa galvanis dengan kualitas rendah. Menurutnya, tingkat korosi di kawasan pantai Ujunggenteng sangat tinggi sehingga material yang kurang sesuai akan cepat mengalami kerusakan.
Selain itu, bentuk dukungan nyata juga datang dari tokoh masyarakat H. Mastur yang menghibahkan sebagian lahannya untuk dijadikan akses jalan menuju kawasan Kampung Nelayan Merah Putih. Dukungan tersebut diperkuat dengan hibah lahan lanjutan dari PT Winaros Kawula Bahari, sehingga akses dari jalan provinsi menuju lokasi pembangunan dapat terhubung dengan baik.
Usai kegiatan sosialisasi, seluruh peserta melaksanakan survei lapangan guna memastikan kesiapan lokasi pembangunan, ketersediaan lahan, serta melihat langsung dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan proyek tersebut.
Rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Ujunggenteng diharapkan menjadi momentum kebangkitan sektor perikanan pesisir Kabupaten Sukabumi. Kehadiran berbagai fasilitas penunjang nantinya diyakini tidak hanya meningkatkan produktivitas nelayan, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian lokal, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
Dukungan pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi modal penting agar program strategis nasional ini dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi generasi nelayan di masa mendatang.






