LINGKARPENA.ID | Seorang ibu bernama Eva Heti Gustini, warga Kampung Cikembang RT 002/ RW 004, Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, memohon bantuan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk menemukan anaknya yang hilang sejak satu bulan lalu dan belum diketahui keberadaannya hingga saat ini.
Anaknya bernama Lionell Fawwaaz, atau akrab disapa Ion, berusia 14 tahun, merupakan santri kelas 9 di Ponpes Madinatul Ulum Sukaraja – Sukabumi. Ia dilaporkan hilang sejak kabur dari pesantren sekitar satu bulan yang lalu. Meski pihak keluarga dan pihak sekolah telah berupaya melakukan pencarian, hasilnya belum membuahkan titik terang.
“Ibu Eva menuturkan bahwa setiap hari pihak keluarga berharap ada kabar baru, namun hingga kini belum ada perkembangan apa pun. ‘Saya memohon bantuan Bapak Gubernur untuk membantu mencari anak saya. Sudah satu bulan kami berjuang mencarinya, tapi belum ada hasil,’ ujar Eva.
Adapun ciri-ciri Lionell Fawwaaz yaitu: tinggi badan sekitar 165 cm, berat badan 50 kg, berkulit sawo matang.
Dalam upaya mencari keadilan dan memperluas perhatian publik, Eva Heti Gustini didampingi oleh Relawan KDM, Egi Sonia S.H., CPL. Egi menyatakan bahwa pihaknya akan terus mendampingi keluarga hingga anak tersebut ditemukan.
“Kami dari relawan KDM akan terus memfasilitasi keluarga dan berharap pemerintah daerah, termasuk Bapak Gubernur Jawa Barat, dapat ikut membantu proses pencarian ini. Waktu sudah berjalan lama, dan keluarga sangat membutuhkan dukungan,” ungkap Egi Sonia.
Pihak keluarga berharap dengan adanya perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, proses pencarian dapat dilakukan lebih luas dan terkoordinasi, sehingga keberadaan Ion dapat segera diketahui dan ia bisa kembali ke rumah dengan selamat.






