Korsleting Listrik Picu Kebakaran Dua Ruko di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar

Petugas Pemadam Kebakaran saat melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi Ruko yang terbakar, Kamis (23/7).[Foto:ist]

LINGKARPENA.ID | Kebakaran menghanguskan dua unit bangunan yang terdiri dari warung kelontong dan rumah makan Padang di Kampung Bolang Lebak RT 01/01, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/7/2026) pagi.

 

Peristiwa tersebut dilaporkan kepada petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi pada pukul 09.36 WIB. Hanya berselang empat menit, tepatnya pukul 09.40 WIB, tim pemadam dari Posko IV Parungkuda tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.

 

Berdasarkan laporan Damkar, bangunan yang terbakar merupakan warung kelontong milik Bambang yang dihuni Wawan. Dugaan sementara, kebakaran dipicu arus pendek listrik yang kemudian menyambar stok bahan bakar minyak (BBM) eceran yang tersimpan di dalam warung sehingga api dengan cepat membesar.

Baca juga:  Tiga Kios di Jalan Pelabuhan II Sukabumi Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

 

Akibat kejadian tersebut, sekitar 57 meter persegi dari total luas bangunan 120 meter persegi terbakar. Satu orang bernama Eli mengalami luka bakar ringan pada bagian wajah dan badan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, sementara nilai kerugian materi masih dalam proses perhitungan.

 

Petugas Damkar mengerahkan dua unit mobil pemadam, masing-masing satu unit dari Posko Parungkuda dan satu unit dari Posko Cibadak. Proses pemadaman dimulai pukul 09.41 WIB dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 10.12 WIB atau sekitar 31 menit.

Baca juga:  Pria Samson Mengamuk dan Merusak Rumah di Sukabumi, Polisi Segera Bertindak

 

Meski mengalami kendala karena lokasi hidran cukup jauh dari titik kebakaran, petugas tetap mampu mengendalikan api sehingga tidak merambat ke bangunan lain.

 

Danpos IV Damkar Parungkuda, Acep Fatah, mengatakan respons cepat petugas menjadi faktor penting dalam meminimalisasi dampak kebakaran.

 

“Begitu menerima laporan, personel langsung bergerak ke lokasi dan melakukan penyiraman agar api tidak meluas ke bangunan di sekitarnya. Alhamdulillah, kebakaran berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 31 menit sehingga sebagian bangunan, termasuk rumah makan Padang dan toko kue di sekitar lokasi, dapat diselamatkan,” ujar Acep kepada lingkarpena.id Kamis (23/7).

Baca juga:  DPKP Kabupaten Sukabumi Gelar Latihan Gabungan dengan Damkar Kabupaten Bogor di Palabuhanratu

 

Acep menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik yang menyambar stok BBM eceran di dalam warung.

 

“Kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik dan tidak menyimpan bahan bakar atau barang yang mudah terbakar di dekat sumber listrik. Langkah pencegahan sederhana seperti ini sangat penting untuk menghindari kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar,” pungkasnya. (adv).

Pos terkait