Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Cikembar, Kerugian Ditaksir Rp70 Juta

Kondisi di lokasi pasca krbakaran rumah wargadi Cikembar.[foto:ist]

LINGKARPENA.ID | Sebuah rumah semi permanen milik Jahid (35), warga Kampung Tenjolaut RT 04/08, Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, ludes terbakar pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

 

Kebakaran diketahui saat sejumlah ibu-ibu yang melintas di sekitar lokasi melihat kobaran api dari rumah tersebut. Mereka kemudian berteriak meminta pertolongan hingga warga berdatangan dan melaporkan kejadian itu kepada Pemerintah Desa Bojong.

 

Laporan tersebut selanjutnya diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran Pos Pangleseran. Saat kejadian, pemilik rumah diketahui sedang pergi berjualan keliling.

Baca juga:  Pria Asal Majalengka Ditemukan Meninggal di Toilet Umum di Sukabumi, Diduga Serangan Jantung

 

Kasi Trantib Kecamatan Cikembar, Andi, mengatakan api dengan cepat membakar bangunan rumah yang sebagian besar merupakan material semi permanen. Warga bersama petugas dan unsur terkait kemudian berupaya melakukan pemadaman.

 

«“Saat kejadian pemilik rumah sedang berjualan keliling. Api pertama kali diketahui oleh warga yang melintas dan kemudian dilaporkan kepada pihak desa,” ujar Andi.»

 

Menurutnya, satu unit rumah beserta seluruh isinya hangus terbakar. Selain itu, satu unit sepeda motor juga ikut terbakar. Sementara empat ekor domba berhasil diselamatkan, sedangkan dua ekor domba lainnya dilaporkan hilang.

Baca juga:  Longsor di Kadudampit Sukabumi,1 Mobil Tertimbun Akses Jalan Terputus

 

“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Untuk kerugian sementara ditaksir kurang lebih Rp70 juta,” jelasnya.

 

Petugas Damkar Pos Pangleseran bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, P2BK, Pemerintah Desa Bojong, TKSK, serta warga sekitar berjibaku memadamkan api. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendinginan.

 

Andi menambahkan, penyebab kebakaran masih dalam penanganan dan berdasarkan informasi awal diduga akibat korsleting listrik.

 

Baca juga:  Isak Tangis Keluarga Sambut Kedatang Jenazah Syamsul Diana Akbar, Korban TTPO Asal Sukabumi

“Dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting listrik. Namun, untuk kepastian penyebabnya masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

 

Pemerintah setempat juga menginventarisasi kebutuhan bantuan darurat bagi keluarga korban, di antaranya pakaian dewasa dan makanan.

 

Tidak ada fasilitas umum maupun rumah warga lainnya yang dilaporkan terdampak dalam peristiwa tersebut. Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah.

 

Petugas dan unsur terkait masih melakukan pemantauan di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul serta membantu penanganan awal bagi keluarga korban.

Pos terkait