Taat Pajak Berbuah Hadiah, Gebyar SIPENYU 2026 Semarak di Palabuhanratu

Gambar Istimewa

LINGKARPENA.ID | Ada suasana berbeda di GOR Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Selasa (8/9/2026). Masyarakat yang selama ini menjalankan kewajiban membayar pajak mendapat apresiasi dalam Gebyar SIPENYU 2026.

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Sukabumi tersebut menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat, pemerintah desa, kepala dusun, pengelola, maupun mitra perpajakan yang dinilai berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah.

Bukan sekadar seremoni, kegiatan ini juga menjadi pesan bahwa kepatuhan membayar pajak memiliki hubungan langsung dengan keberlangsungan pembangunan di daerah.

Bupati Sukabumi Asep Japar mengatakan, pemerintah memberikan apresiasi sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat yang telah sadar dan patuh memenuhi kewajiban perpajakannya.

“Saya haturkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah patuh dan sadar membayar pajak. Kami berikan apresiasi berupa hadiah,” kata Asep Japar.

Menurutnya, pajak yang dihimpun pemerintah bukan semata-mata menjadi penerimaan daerah, tetapi selanjutnya dimanfaatkan kembali untuk kepentingan masyarakat.

“Anggaran pajak kita kembalikan kepada masyarakat untuk percepatan pembangunan seperti infrastruktur jalan, kesehatan dan pendidikan,” ujarnya.

Baca juga:  Kapal Terbalik: Satu Nelayan Tewas, Basarnas dan Polair Evakuasi Korban

Karena itu, Bupati berharap kesadaran masyarakat dalam membayar pajak terus meningkat. Menurutnya, semakin tinggi kepatuhan wajib pajak, semakin besar pula kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai berbagai kebutuhan pembangunan.

Puluhan Hadiah Jadi Bentuk Apresiasi

Semarak Gebyar SIPENYU semakin terasa saat pengundian hadiah dilakukan. Sejumlah hadiah utama disiapkan bagi wajib pajak maupun desa yang masuk dalam kategori kepatuhan.

Sebanyak 10 unit sepeda motor diberikan kepada masyarakat yang patuh membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Sementara itu, tujuh unit sepeda motor lainnya diperuntukkan bagi desa yang masuk kategori tercepat dalam pelunasan PBB-P2.

Tidak berhenti di sana, apresiasi juga diberikan dalam bentuk paket perjalanan umrah. Sebanyak empat paket umrah diberikan kepada masyarakat yang telah melunasi PBB.

Sedangkan tiga paket umrah diberikan kepada kepala dusun terbaik dalam ajang Anugerah Pajak.

Deretan penghargaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi hadiah bagi penerima, tetapi juga menjadi pemantik bagi masyarakat lainnya agar semakin tertib dalam memenuhi kewajiban pajak.

Baca juga:  Kesiapan Personel Pengamanan Mudik Lebaran Polres Sukabumi

Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri menuturkan, Gebyar SIPENYU merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada berbagai pihak yang ikut berperan dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah.

“Kegiatan ini merupakan apresiasi bagi masyarakat, pengelola dan mitra pengelola pajak daerah yang telah sadar membayar serta membantu peningkatan pajak daerah untuk pembangunan di Kabupaten Sukabumi,” ujar Herdy.

Dari Pegawai untuk Menghibur Masyarakat

Yang menarik, kemeriahan Gebyar SIPENYU tidak hanya datang dari pengundian hadiah.

Panggung acara juga diramaikan berbagai pertunjukan seni, mulai dari tarik suara, grup band, pencak silat, tari jaipong hingga kreasi seni debus.

Uniknya, seluruh talent yang tampil merupakan pegawai Bapenda Kabupaten Sukabumi.

Kehadiran para pegawai di atas panggung membuat kegiatan terasa lebih dekat dan tidak kaku. Mereka yang sehari-hari memberikan pelayanan perpajakan kepada masyarakat kali ini tampil menghibur peserta yang hadir.

Baca juga:  Dinkop Sukabumi Kawal 386 Koperasi Merah Putih, Siap Dongkrak Ekonomi Desa

Kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan lansia sebagai bagian dari rangkaian kepedulian sosial Pemkab Sukabumi.

Pelayanan Pajak Terus Diperbarui

Selain mendorong kesadaran, Bapenda Kabupaten Sukabumi juga terus berupaya membuat pembayaran pajak semakin mudah diakses masyarakat.

Herdy menyampaikan bahwa pelayanan perpajakan kini terus dikembangkan melalui pemanfaatan teknologi, salah satunya dengan menyediakan layanan berbasis WhatsApp.

Masyarakat dapat memanfaatkan layanan WhatsApp Bapenda di nomor 0857-9888-88110 untuk memperoleh informasi maupun pelayanan terkait perpajakan.

Dengan berbagai kemudahan tersebut, masyarakat tidak lagi harus menganggap membayar pajak sebagai sesuatu yang rumit.

Gebyar SIPENYU 2026 pun diharapkan menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama bahwa pajak bukan sekadar kewajiban, melainkan salah satu bentuk kontribusi masyarakat dalam membangun Kabupaten Sukabumi.

Dari pajak yang dibayarkan, pembangunan berjalan. Dari kepatuhan masyarakat, daerah memiliki ruang yang lebih besar untuk memberikan pelayanan dan memenuhi kebutuhan warganya.

Pos terkait