LINGKARPENA.ID | Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sukabumi mendukung penuh langkah strategis Presiden Prabowo Subianto yang meresmikan pembentukan 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) secara nasional. Peresmian tersebut berlangsung di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Senin (21/7/2025).
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, mengatakan bahwa program ini menjadi momen penting dalam penguatan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi di tingkat desa.
“Sampai saat ini, Kabupaten Sukabumi telah memiliki 386 Koperasi Merah Putih yang resmi terbentuk, terdiri dari 381 koperasi desa dan 5 koperasi kelurahan. Semuanya sudah memiliki akta notaris dan SK pengesahan,” ujar Sigit, Rabu (24/7/2025).
Menurutnya, kehadiran koperasi ini sejalan dengan upaya daerah dalam menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat yang berbasis potensi lokal. Sigit menyebut koperasi sebagai sarana strategis dalam membangun ekonomi sirkular yang adil dan berkelanjutan.
“Koperasi Merah Putih ini dibentuk dari nol, bukan revitalisasi atau pengembangan koperasi lama. Ini tantangan sekaligus peluang besar untuk menciptakan sistem ekonomi baru yang lebih inklusif,” jelasnya.
Meski belum ada koperasi yang dijadikan model percontohan, Dinas Koperasi dan UMKM terus mencari strategi keberlanjutan dan penguatan kelembagaan, mulai dari pelatihan pengurus hingga pembinaan usaha berbasis kebutuhan lokal.
“Kami ingin koperasi ini bukan hanya jadi simbol kelembagaan, tapi benar-benar menjalankan unit usaha yang produktif dan menyejahterakan anggota. Pemerintah pusat ingin koperasi jadi penggerak ekonomi desa, dan itu sejalan dengan misi kami,” tegas Sigit.
Ia juga mengajak seluruh pengurus koperasi di Kabupaten Sukabumi untuk bersungguh-sungguh mengelola organisasi agar tujuan besar dari program nasional ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa.
Reporter : Rizky Apriliana
Editor : Redaksi






