Ditinggal Pemilik Rumah Warga Kalibunder Ludes Terbakar

LINGKARPENA.ID | Kebakaran menghanguskan sebuah rumah milik warga bernama Onih (53) di Kampung Langkob RT 018/RW 003, Desa Cimahpar, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, Selasa (29/9/2026) dini hari.

 

Informasi kebakaran diterima sekitar pukul 00.10 WIB. Petugas bersama Pemerintah Desa Cimahpar dan warga kemudian bergerak ke lokasi dan tiba sekitar pukul 00.12 WIB.

 

Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong. Onih bersama keluarganya diketahui sedang menginap di rumah saudaranya sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca juga:  Inafis Polres Sukabumi Kota Lalukan Identifikasi di Rumah Korban Kemalingan, Pemilik: Ini Rincian yang Hilang

 

Kepala Desa Cimahpar, Cep Wahyu Bahrul Ulum, mengatakan api menghanguskan seluruh bagian rumah beserta barang-barang yang berada di dalamnya. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.

 

“Untuk penyebabnya masih belum bisa dipastikan. Dugaan awal ada yang menyebut api berasal dari tungku, tetapi ada juga dugaan akibat korsleting listrik. Jadi, untuk pastinya masih dalam penyelidikan,” ujar Cep Wahyu.

Baca juga:  Gempa 5,2 Banten, Rusak Bangunan SDN Cisalimar Kabupaten Sukabumi

 

Ia menyebutkan, korban merupakan warga yang tergolong kurang mampu. Pemerintah Desa Cimahpar telah melaporkan kejadian tersebut dan tengah mencari solusi untuk membantu penanganan pascakebakaran.

 

“Korban memang warga kurang mampu. Kami dari pemerintah desa sudah melaporkan kejadian ini dan sedang mencari solusi untuk penanganan selanjutnya. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar korban bisa mendapatkan bantuan,” katanya.

Baca juga:  Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Longsor di Sukabumi, BPBD Catat Sejumlah Titik Terdampak

 

Akibat kebakaran tersebut, rumah dan seluruh aset yang berada di dalamnya dilaporkan tidak ada yang tersisa. Sementara itu, nilai kerugian akibat kejadian tersebut masih dalam pendataan.

 

Pemerintah desa bersama warga diharapkan dapat melakukan penanganan awal terhadap kebutuhan korban, sembari menunggu koordinasi bantuan dari pihak terkait.

Pos terkait