Terobosan Baru Transportasi Pajampangan Sukabumi, Elf Rute Surade–Bogor Resmi Diluncurkan

LINGKARPENA.ID | Kabar gembira bagi masyarakat Pajampangan, Kabupaten Sukabumi, dan sekitarnya. Akses transportasi umum menuju Kota Bogor kini semakin bertambah dengan hadirnya layanan angkutan mikrobus jenis Elf jurusan Surade–Bogor via Bagbagan, Palabuhanratu.

 

Layanan transportasi yang dikelola Randi Jaya Transportasi tersebut resmi diluncurkan di Terminal Surade, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Selasa (27/10/2026). Armada ini dijadwalkan mulai beroperasi pada Rabu (28/10/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

 

Kehadiran trayek tersebut menjadi terobosan baru dalam meningkatkan pelayanan transportasi bagi masyarakat di wilayah Sukabumi Selatan, khususnya Pajampangan, yang membutuhkan akses perjalanan menuju Bogor maupun sebaliknya.

 

Dalam peluncuran perdana tersebut, sebanyak enam unit armada disiapkan untuk melayani penumpang. Penambahan layanan ini diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan transportasi bagi masyarakat, baik untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, bisnis, maupun kepentingan keluarga.

 

Pemilik Randi Jaya Transportasi, H. Bawan, mengatakan bahwa pembukaan trayek Surade–Bogor merupakan upaya untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan angkutan umum yang memadai.

 

Menurutnya, selama ini masyarakat Pajampangan membutuhkan pilihan transportasi yang dapat menunjang mobilitas menuju kota-kota besar, termasuk Bogor.

 

“Dibukanya trayek Surade–Bogor via Bagbagan, Palabuhanratu ini untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya warga Pajampangan yang membutuhkan akses transportasi menuju Bogor dan sekitarnya,” ujar H. Bawan.

Baca juga:  Warga dan BPD Desa Sukatani Bertemu, Kadis PU Ungkap Skema Penanganan Jalan Rusak

 

Ia menjelaskan, pada tahap awal pihaknya mengoperasikan enam unit armada untuk melayani penumpang. Ke depan, Randi Jaya Transportasi berencana mengembangkan jaringan trayek ke sejumlah kota lainnya.

 

“Insyaallah, ke depan kami berharap bisa membuka trayek baru yang menghubungkan Surade dengan kota-kota lain, terutama Bandung. Di bawah bendera Randi Jaya Transportasi, kami ingin terus mengembangkan layanan ke beberapa kota lainnya agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan perjalanan,” ungkapnya.

 

Selain mengutamakan pelayanan kepada penumpang, H. Bawan menegaskan bahwa pihaknya juga memperhatikan perlindungan dan kesejahteraan para pekerja. Ia menyebutkan, seluruh awak armada yang dimilikinya telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

 

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan kepada para awak kendaraan yang bertugas melayani masyarakat setiap hari.

 

Dishub Apresiasi Pembukaan Trayek Baru

 

Sementara itu, Kepala UPTD Dinas Perhubungan Jampangkulon, Isep Sopyan, menyambut baik terealisasinya perpanjangan trayek Surade–Bogor. Ia menilai kehadiran layanan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat Pajampangan, terutama untuk mendukung kelancaran mobilitas antardaerah.

 

“Alhamdulillah, perpanjangan trayek Surade–Bogor sudah keluar dan akhirnya bisa terealisasi. Kami sangat mendukung pelayanan angkutan ini karena merupakan salah satu transportasi yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Pajampangan,” kata Isep.

Baca juga:  Kendala Cuaca dan Kerusakan Komponen Hambat Proyek Jembatan Tegaldatar, Pengiriman Girder Ditargetkan Akhir Mei

 

Ia juga mengapresiasi pemilik Randi Jaya Transportasi yang telah menempuh prosedur hingga trayek tersebut dapat direalisasikan.

 

Isep berharap, langkah tersebut dapat menjadi motivasi bagi para pengusaha angkutan lainnya untuk turut mengembangkan layanan transportasi umum di wilayah Sukabumi Selatan.

 

“Kami juga memberikan saran kepada pengusaha angkutan lainnya. Jika ingin mengikuti langkah yang sama, silakan menempuh prosedur sesuai ketentuan yang berlaku. Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih kepada pemilik Randi Jaya Transportasi yang telah menyelesaikan proses pengurusan trayek Surade–Bogor,” tambahnya.

 

Camat Surade Harapkan Trayek Diperluas

 

Apresiasi juga disampaikan Camat Surade, Usep Supelita, dan Kapolsek Surade, Iptu Ade Hendra, yang turut hadir dalam kegiatan peluncuran bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Surade.

 

Menurutnya, pembukaan trayek Surade–Bogor merupakan terobosan positif dari pelaku usaha transportasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka peluang pengembangan konektivitas wilayah Pajampangan dengan kota-kota besar.

 

“Ini merupakan terobosan baru yang dilakukan pengusaha Randi Jaya Transportasi, H. Bawan. Kami tentu menyambut baik hadirnya trayek ini karena dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan transportasi,” ujar Usep.

 

Ia berharap, ke depan layanan transportasi tersebut tidak hanya melayani rute Surade–Bogor, tetapi juga dapat diperluas menuju kota-kota besar lainnya, seperti Jakarta dan Bandung.

Baca juga:  Bekasi Jadi Tuan Rumah Rakerda SMSI Jawa Barat

 

“Kami berharap ke depannya bukan hanya trayek Surade–Bogor, tetapi juga bisa dikembangkan ke kota-kota besar lainnya, baik Jakarta maupun Bandung. Dengan begitu, akses transportasi masyarakat Pajampangan akan semakin terbuka,” tuturnya.

 

Kegiatan peluncuran tersebut turut dihadiri Kepala UPTD Dishub Jampangkulon, unsur Forkopimcam Surade, masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

 

Tarif Ekonomi dan AC

Untuk memberikan pilihan sesuai kebutuhan dan kemampuan penumpang, Randi Jaya Transportasi menyediakan dua pilihan kelas perjalanan untuk rute Surade–Bogor via Bagbagan, Palabuhanratu.

 

Tarif yang ditawarkan, yakni kelas ekonomi sebesar Rp100.000 dan kelas AC sebesar Rp120.000.

 

Dengan hadirnya layanan ini, masyarakat Pajampangan kini memiliki alternatif transportasi tambahan untuk bepergian menuju Bogor. Kehadiran trayek baru tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemudahan mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi dan konektivitas antarwilayah.

 

Pembukaan trayek Surade–Bogor menjadi langkah awal bagi pengembangan layanan transportasi yang lebih luas di Sukabumi Selatan. Masyarakat pun berharap, ke depan semakin banyak pilihan rute yang dapat menghubungkan Pajampangan dengan berbagai pusat kegiatan ekonomi di Jawa Barat maupun wilayah lainnya.

Pos terkait