Pelajar Tendang Pemotor hingga Tabrak Pejalan Kaki di Cicurug Sukabumi, Aksinya Viral di Medsos

LINGKARPENA.ID | Aksi tak terpuji yang diduga dilakukan sekelompok pelajar terjadi di wilayah Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, seorang pelajar terlihat menendang pengendara sepeda motor hingga terjatuh dan menabrak pejalan kaki.

 

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (7/10/2026). Video berdurasi singkat itu kemudian viral di media sosial dan menuai beragam komentar dari warganet.

 

Dalam rekaman video, tampak seorang pelajar bergelantungan di bagian pintu sebuah angkutan kota (angkot). Saat angkot melaju di tengah kondisi jalan yang cukup ramai, pelajar tersebut terlihat mengayunkan kakinya dan menendang seorang pengendara sepeda motor yang tengah melintas bersama seorang penumpang.

Baca juga:  Sekda Tandatangani Berita Acara Percepatan Program Pembangunan CPUGGp 2023

 

Akibat tendangan tersebut, pengendara bersama sepeda motornya kehilangan keseimbangan hingga terjatuh. Insiden itu juga menyebabkan sepeda motor tersebut menabrak seorang pejalan kaki.

 

Kapolsek Cicurug, Kompol I. Djunaedi, SH., membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian telah menangani peristiwa itu dan selanjutnya akan dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sukabumi.

Baca juga:  Longsor di Parakansalak Satu Rumah Terancam

 

“Ya, sudah kita tangani. Akan dilimpahkan ke Unit PPA Polres Sukabumi,” ujar Kompol I. Djunaedi kepada Lingkarpena.id, Kamis (8/10/2026).

 

Menurutnya, hingga saat ini pihak keluarga korban belum membuat laporan resmi kepada kepolisian. Keluarga korban masih memilih untuk fokus menangani kondisi korban terlebih dahulu.

 

“Dari pihak keluarga korban belum mau membuat laporan. Alasannya, masih mau fokus mengurus korban,” katanya.

Baca juga:  Warga Cikembar Sukabumi Hilang Terseret Ombak Pantai Kapitol Cisolok, Begini Kronologinya

 

Polisi kini masih melakukan penanganan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. Kasus tersebut selanjutnya akan ditangani Unit PPA Polres Sukabumi untuk proses lebih lanjut, termasuk memastikan kronologi dan pihak-pihak yang terlibat.

 

Aksi dalam video tersebut menjadi perhatian karena dilakukan di tengah arus lalu lintas yang ramai dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Pos terkait