Buaya 3 Meter di Muara Cimandiri Dievakuasi, Damkar Palabuhanratu: 1 Masih Berkeliaran

Satu ekor buaya berhasil dievakuasi Petugas Damkar Palabuhanratu, Rabu (7/10) malam.[Foto: ist]

LINGKARPENA.ID | Warga Kampung Cibubuway, Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, dibuat resah dengan kemunculan dua ekor buaya di sekitar Muara Sungai Cimandiri, Rabu (7/10/2026) malam.

Menindaklanjuti laporan warga, petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Pos 1 Palabuhanratu langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi terhadap reptil tersebut.

Laporan diterima melalui layanan Damkar Cermat sekitar pukul 21.05 WIB. Petugas kemudian tiba di lokasi pada pukul 21.17 WIB dan melakukan proses evakuasi hingga sekitar pukul 22.40 WIB.

Danton Damkar Pos 1 Palabuhanratu, Amirudin Haq, mengatakan, petugas menerima informasi adanya dua ekor buaya yang terjerat jaring di sekitar muara.

Baca juga:  Petugas Damkar Palabuhanratu Evakuasi Ular di Perumahan Warga

“Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi. Dari informasi warga memang ada dua ekor buaya yang terjerat jaring, namun saat proses penanganan satu ekor berhasil terlepas dan kembali masuk ke dalam air,” ujar Amirudin.

Sementara satu ekor lainnya berhasil diamankan petugas. Buaya tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar tiga meter dengan berat kurang lebih 70 kilogram.

Proses evakuasi berlangsung cukup hati-hati karena kondisi buaya masih aktif dan berpotensi membahayakan warga maupun petugas. Setelah berhasil diamankan, bagian tubuh dan moncong buaya diikat untuk mencegah terjadinya serangan.

Amirudin mengimbau masyarakat agar tidak melakukan upaya penangkapan secara mandiri apabila kembali menemukan buaya di sekitar muara maupun aliran Sungai Cimandiri.

Baca juga:  12 Jiwa Mengungsi dan 3 Rumah Harus Direlokasi di Ciambar

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati atau mencoba menangkap sendiri apabila melihat buaya. Segera laporkan kepada petugas agar penanganannya bisa dilakukan dengan aman,” katanya.

Keberadaan satu ekor buaya yang masih terlepas membuat warga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama mereka yang beraktivitas di sekitar muara sungai untuk memancing maupun mencari ikan.

“Karena masih ada satu ekor yang belum berhasil diamankan, masyarakat yang beraktivitas di sekitar muara agar lebih berhati-hati dan untuk sementara mengurangi aktivitas di lokasi tersebut,” tutur Amirudin.

Baca juga:  Ular Sanca Tiga Meter Gegerkan Warga Rampogan Sukaraja

Petugas Damkar memastikan proses penanganan satu ekor buaya yang berhasil diamankan berjalan dengan aman. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam kejadian tersebut.

Kemunculan buaya di wilayah perairan Sukabumi selatan ini juga bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, warga Kampung Tegallega, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, juga sempat dikejutkan dengan kemunculan buaya yang terjerat jala nelayan pada 30 September 2026.

Warga di sekitar Muara Cimandiri kini diimbau tetap waspada dan segera melaporkan kepada petugas apabila kembali menemukan keberadaan buaya di sekitar permukiman, sungai, maupun area aktivitas warga.(adv)

Pos terkait