LINGKARPENA.ID | UPTD Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Surade, Kabupaten Sukabumi, membuka pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) di tengah gelaran Jampang Ngabhuana 3 yang berlangsung di Lapang Lodaya Setra, Kecamatan Surade, Sabtu (10/10/2026).
Pelayanan tersebut digelar untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat Pajampangan dalam mengurus dokumen kependudukan. Melalui layanan langsung di lokasi kegiatan, masyarakat dapat menikmati hiburan sekaligus memanfaatkan kesempatan untuk mengurus dokumen administrasi kependudukan.
Kepala UPTD Disdukcapil Surade, E. Muhtar Adam, mengatakan bahwa pembukaan pelayanan di arena Jampang Ngabhuana 3 merupakan upaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, sehingga pengurusan dokumen kependudukan dapat dilakukan dengan lebih mudah dan praktis.
“Melalui pelayanan di acara Jampang Ngabhuana 3 ini, kami ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat Pajampangan untuk mengurus administrasi kependudukan. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Muhtar Adam.
Ia menjelaskan, pada hari pertama pelaksanaan pelayanan, antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pemohon yang mengurus sejumlah dokumen kependudukan.
Tercatat sebanyak 25 orang mengajukan pembuatan Kartu Keluarga (KK), 20 orang mengurus akta kelahiran, serta 19 orang melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Menurut Muhtar, jumlah tersebut diharapkan meningkat pada hari berikutnya seiring dengan berlanjutnya kegiatan Jampang Ngabhuana 3.
“Kami berharap pada hari kedua jumlah masyarakat yang memanfaatkan pelayanan ini semakin meningkat. Dengan adanya layanan di lokasi acara, masyarakat bisa lebih mudah mengakses pelayanan adminduk,” tambahnya.
Sementara itu, Sri (32), warga Kelurahan Surade, mengapresiasi kehadiran pelayanan Disdukcapil di tengah kegiatan budaya tersebut. Menurutnya, layanan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang datang berkunjung.
Ia menilai, masyarakat tidak hanya bisa menikmati berbagai hiburan dan pertunjukan budaya, tetapi juga pulang dengan membawa manfaat berupa pengurusan dokumen kependudukan.
“Menurut saya, ini sangat bagus. Masyarakat bisa datang ke Jampang Ngabhuana untuk menikmati hiburan, sekaligus mengurus administrasi kependudukan. Jadi, pulang dari acara tidak hanya membawa pengalaman, tetapi juga bisa membawa dokumen yang dibutuhkan,” ungkap Sri.
Kehadiran pelayanan adminduk dalam gelaran Jampang Ngabhuana 3 diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib administrasi kependudukan sekaligus memperluas akses pelayanan publik di wilayah Pajampangan.
Dengan konsep pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat, kegiatan budaya tersebut tidak hanya menjadi ruang pelestarian seni dan tradisi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana menghadirkan pelayanan pemerintah secara langsung kepada warga.(adv)






