Sukabumi Expo 2026 Dibuka, Ribuan Lowongan Kerja dan Produk UMKM Siap Diburu Warga

Pembukaan Sukabumi Expo 2026 di Lapang Cangehgar Palabuhanratu.[Foto: ist]

LINGKARPENA.ID | Sukabumi Expo 2026 resmi dibuka di Lapang Cangehgar, Palabuhanratu, Kamis malam (10/9/2026). Mengusung konsep pameran pembangunan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat, kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 ini menghadirkan produk UMKM hingga bursa kerja.

Salah satu daya tarik utama tahun ini ialah hadirnya job fair yang menyediakan ribuan peluang kerja untuk penempatan di luar negeri serta ratusan lowongan pekerjaan dalam negeri.

Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) untuk menghadirkan berbagai informasi dan kesempatan kerja bagi masyarakat.

Menurutnya, lowongan yang tersedia mencakup sejumlah negara di kawasan Asia hingga Eropa.

Baca juga:  Iman Rusmandar P2WKSS Desa Gunungguruh Menunjukan Kemajuan Signifikan Berkat Bantuan PHC Lumbung Rahayu

“Ribuan lowongan kerja luar negeri dan ratusan dalam negeri tersedia di job fair,” ujar Asep Japar saat membuka Sukabumi Expo 2026.

Ia berharap keberadaan job fair dapat menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam menekan angka pengangguran sekaligus membuka akses masyarakat terhadap informasi pasar kerja.

“Ini bisa dijadikan kesempatan oleh masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait lowongan kerja,” katanya.

Tak hanya berbicara soal lapangan pekerjaan, Sukabumi Expo 2026 juga menjadi ruang promosi bagi berbagai produk unggulan UMKM dan inovasi daerah. Sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Sukabumi turut ditampilkan agar masyarakat dapat melihat langsung perkembangan program pemerintah.

“Hasil-hasil pembangunan sengaja kami tampilkan juga di dalam expo ini agar masyarakat mengetahui berbagai capaian program Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Termasuk berbagai produk UMKM,” ungkapnya.

Baca juga:  Update Harga Sembako, Oktober Minggu Keempat Stabil

Bupati pun mengajak masyarakat memanfaatkan momentum expo bukan sekadar sebagai tempat hiburan, tetapi juga untuk mendukung pelaku usaha lokal dengan membeli produk UMKM serta melihat berbagai peluang investasi yang ditawarkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni, menyebut Sukabumi Expo 2026 diisi sebanyak 57 stand yang berasal dari perangkat daerah maupun peserta umum.

Menurutnya, kehadiran job fair menjadi salah satu pembeda utama expo tahun ini.

“Kegiatan expo kali ini mendapatkan dukungan dari Disnakertrans lewat pembukaan lapangan pekerjaan,” kata Dani.

Dani menambahkan, pelaksanaan expo juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Sejak soft opening melalui Pesta Rakyat hingga pelaksanaan expo, perputaran uang yang tercatat telah mencapai sekitar Rp2,6 miliar.

Baca juga:  Teten Masduki: Pasar Rakyat Biak Numfor Tak Kalah dengan Pasar Modern

“Pengunjung rata-rata harian mencapai 1.500 orang. Kalau Sabtu-Minggu bisa tembus 3.000 pengunjung,” terangnya.

Ia menegaskan, seluruh rangkaian Sukabumi Expo 2026 dapat terlaksana melalui kolaborasi dengan pihak ketiga sehingga tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

“Kegiatan ini tidak menggunakan APBD. Semua berkat kerja sama dengan pihak ketiga,” pungkasnya.

Sukabumi Expo 2026 sendiri berlangsung hingga 13 September 2026. Masyarakat masih memiliki kesempatan untuk datang, menikmati berbagai hiburan dan produk UMKM, melihat capaian pembangunan daerah, sekaligus memanfaatkan peluang kerja yang tersedia.

Pos terkait