LINGKARPENA.ID | Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mulai melaksanakan inventarisasi pelaku usaha ekonomi kreatif (Ekraf) tahun 2026 sebagai upaya memperkuat basis data dalam mendukung pengembangan sektor ekonomi kreatif yang lebih terarah, terukur, dan berdaya saing, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan diawali dengan sosialisasi inventarisasi pelaku usaha ekonomi kreatif yang dilaksanakan secara daring dan diikuti Komite Ekraf, pemerintah desa, serta pemerintah kecamatan se-Kabupaten Sukabumi.
Pendataan ini menjadi langkah strategis untuk memetakan potensi, sebaran, serta kebutuhan pelaku ekonomi kreatif di berbagai wilayah. Data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar penyusunan berbagai program, mulai dari pembinaan, fasilitasi, promosi, pengembangan sumber daya manusia, hingga perluasan akses pasar bagi pelaku usaha.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan inventarisasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kuat dan berkelanjutan.
“Data yang akurat menjadi fondasi dalam menyusun kebijakan dan program yang tepat sasaran. Karena itu, kami mengajak seluruh pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Sukabumi untuk berpartisipasi aktif mengisi data usahanya,” ujarnya.
Pendataan mencakup 17 subsektor ekonomi kreatif, yakni aplikasi, pengembang permainan (game developer), televisi dan radio, arsitektur, desain produk, desain interior, desain komunikasi visual, seni rupa, seni pertunjukan, film, animasi dan video, fotografi, periklanan, penerbitan, fesyen, kriya, kuliner, serta musik.
Melalui pendataan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi ekonomi kreatif di daerah, sehingga berbagai program pengembangan dapat disusun sesuai kebutuhan dan potensi masing-masing subsektor.
Dinas Pariwisata juga mengimbau seluruh pelaku usaha ekonomi kreatif di Kabupaten Sukabumi untuk segera melengkapi data usahanya melalui tautan yang telah disediakan.
Dengan tersusunnya database ekonomi kreatif yang valid dan komprehensif, diharapkan pengembangan sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Sukabumi semakin maju, unggul, berbudaya, dan berkah, sekaligus mendukung terwujudnya visi Sukabumi Mubarakah.(adv).






