Pasar Murah dan Bazar UMKM di Surade, Dorong Daya Beli Masyarakat dan Produk Lokal

Kabid Pengembangan Ekspor dan Pemasaran Produksi dalam Negeri, Irwan Pajar, bersama Camat Surade Usep Supelita, meninjau stand UMKM.[foto: Jajang/lp]

LINGKARPENA.ID | Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi bersama Pemerintah Kecamatan Surade menggelar Pasar Murah dan Bazar UMKM/Pemasaran Produk Dalam Negeri.

 

Kegiatan tersebut berlangsung di Bumi Perkemahan Sukarata, Kelurahan Surade, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Rabu (12/8/2026).

 

Pasar murah dan bazar UMKM ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka.

 

Beragam kebutuhan masyarakat dan produk UMKM lokal ditawarkan dengan harga terjangkau. Kondisi tersebut disambut antusias warga yang datang untuk berbelanja sekaligus mendukung produk-produk hasil usaha masyarakat setempat.

 

Mewakili Kepala Disdagin Kabupaten Sukabumi, Kepala Bidang Pengembangan Ekspor dan Pemasaran Produksi Dalam Negeri, Irwan Fajar, mengatakan kegiatan tersebut memiliki sejumlah tujuan penting, salah satunya mengangkat dan memperkuat keberadaan UMKM di wilayah Kecamatan Surade.

 

“Tujuan utama daripada bazar pemasaran produk dalam negeri atau bazar kemerdekaan ini adalah yang pertama kita mengangkat UMKM, khususnya UMKM yang ada di wilayah Kecamatan Surade,” ujar Irwan kepada lingkarpena. id, Rabu ( 12/8/2026 ).

Baca juga:  Yaya Firmansyah: Sepenggal Kisah Guru SLB Surade Sukabumi 'Sempat Ditolak Sopir Dianggap Pengemis'

 

Menurutnya, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mendongkrak perekonomian sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat. Pasalnya, sejumlah produk yang dijual dalam bazar ditawarkan dengan harga lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

 

“Dengan diadakannya bazar UMKM pemasaran produk dalam negeri ini, harga-harganya memang di bawah pasaran, jadi sangat murah. Alhamdulillah kami bisa menjajakan dan membantu UMKM yang ada di wilayah Kecamatan Surade,” jelasnya.

 

Irwan menambahkan, Kecamatan Surade menjadi salah satu wilayah yang mendapat kesempatan menyelenggarakan bazar produk murah dan UMKM pada tahun 2026. Hal tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk memperluas pemasaran produk lokal sekaligus memperkuat sinergi pemerintah dengan pelaku UMKM.

 

Ia berharap program pemberdayaan UMKM dapat terus dikembangkan ke depan, sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mendorong UMKM agar semakin mandiri dan memiliki daya saing.

 

“Harapan ke depannya, salah satu janji Pak Bupati dalam RPJMD adalah kita ingin terus mengangkat UMKM supaya MOTEKAR. Artinya UMKM ini bisa mandiri, berdaya saing, dan juga bisa mengangkat perekonomian masyarakat,” katanya.

 

Baca juga:  Menparekraf: Pariwisata Kab Sukabumi Berpengaruh Signifikan Bagi Perekonomian Masyarakat

Menurut Irwan, penguatan UMKM juga penting agar produk lokal mampu bersaing dengan produk dari luar daerah.

 

“Bersama UMKM kita mewujudkan kesejahteraan dan mengangkat produk-produk UMKM supaya lebih unggul dengan produk-produk dari luar,” tambahnya.

 

Sementara itu, Camat Surade Usep Supelita mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Disdagin yang telah memilih Kecamatan Surade sebagai salah satu lokasi pelaksanaan bazar murah.

 

Menurut Usep, kegiatan tersebut menjadi kesempatan yang baik bagi masyarakat Surade, baik sebagai konsumen maupun pelaku UMKM.

 

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang telah menyelenggarakan bazar murah di Kecamatan Surade. Ini tentunya sangat membantu masyarakat, terutama dengan harga kebutuhan yang ditawarkan cukup terjangkau,” ujar Usep.

 

Ia menyebut, dari 47 kecamatan yang ada di Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Surade pada tahun 2026 menjadi salah satu wilayah yang dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan bazar murah.

 

“Ini tentu menjadi kebanggaan bagi Kecamatan Surade karena dari 47 kecamatan yang ada di Kabupaten Sukabumi, tahun 2026 ini Surade menjadi salah satu kecamatan yang mendapatkan kesempatan untuk menyelenggarakan bazar murah,” katanya.

Baca juga:  Gebyar Pergantian Tahun Baru Islam di Surade Sukabumi

 

Usep berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, sekaligus membantu pelaku UMKM dalam memperkenalkan dan memasarkan produknya.

 

Antusiasme juga terlihat dari warga yang memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Salah seorang warga Surade, Rina (42), mengaku terbantu dengan adanya pasar murah karena sejumlah kebutuhan dapat diperoleh dengan harga yang lebih terjangkau.

 

“Alhamdulillah sangat membantu. Harganya lebih murah dan produknya juga beragam. Selain bisa membeli kebutuhan, kita juga bisa melihat dan mendukung produk UMKM dari masyarakat sekitar,” ungkapnya.

 

Warga lainnya, Dedi (38), berharap kegiatan pasar murah dan bazar UMKM dapat kembali digelar di Surade pada kesempatan berikutnya.

 

“Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Mudah-mudahan UMKM lokal juga semakin maju dan produknya semakin dikenal,” ujarnya.

 

Kegiatan Pasar Murah dan Bazar UMKM tersebut pun menjadi bagian dari semangat peringatan kemerdekaan, sekaligus bentuk sinergi pemerintah dan masyarakat dalam menggerakkan roda perekonomian daerah melalui penguatan produk lokal dan pemberdayaan UMKM.

Pos terkait