LINGKARPENA.ID | Dua bangunan masing masing berupa Tajug dan saung tempat peristirahatan umum berukuran 9 x 3,5 meter persegi di blok Cilewang, kawasan Pantai Minajaya, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, diduga dibakar orang tak dikenal (OTK), pada Jumat (6/6/25 ) kemarin.
Informasi didapat, kedua bangunan tersebut merupakan bangunan yang biasa digunakan oleh warga untuk sekedar beristirahat melepas lelah. Sementara bangunan (tajug) satunya lagi biasa dipakai warga untuk sembahyang.
Bangunan yang kini kondisinya rata dengan tanah adalah milih H. Indang Supriatna, warga Kampung Warungloa, Desa Pasiripis. Sementara saung tempat sembahyang adalah milik Eyang Hasan, warga Kampung Balandongan, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.
Diungkapkan Eyang Hasan, kedua bangunan tersebut diduga sengaja dibakar oleh orang tak dikenal. Tentusaja ia sangat menyayangkan atas kejadian itu.
“Saya sangat menyayangkan kejadian ini. Dan saya sangat mengutuk keras perilaku ini. Bukan apa apa ini kan tempat biasa digunakan orang untuk sembahyang. Bahkan ada beberapa Sajadah, Lapadz Al-quran ikut terbakar. Sunguh ini perbuatan dzolim,” cetus Eyang Hasan, kepada Lingkarpena.id Sabtu (7/6)..
Sementara H. Indang Supriatna mengaku baru mengetahui bangunannya terbakar dari laporan Eyang Hasan. “Saya baru mengetahui kejadian ini dari Eyang Hasan, itupun dikabarinya lewat telpon saat saya sedang mudik ke Sumedang,” timpal H. Indang.
Diungkapkan Eyang Hasan, bahwa saungnya dan Tajug itu diduga dibakar pada Jumat (6/6) kemarin. Sebab menurut dia, pada hari sebelumnya kedua Saung itu masih utuh.
“Saya menduga kedua saung ini dibakar pada hari Jumat ketika warga tengah menunaikan salat Idul Adha. Lokasi disini kan jauh dari pemukiman warga. Dan ketika saya datang ke lokasi kepulan asap masih ada,” tambah Eyang Hasan.






