LINGKARPENA.ID | Tiga orang anak warga Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, nyaris jadi korban ganasnya ombak Pantai Selatan saat ketiganya asik berenang di Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, pada Sabtu (7/6/2025).
Nasib ketiga bocah, Kanita (6), Husi (10) dan Agnis (11) dapat diselamatkan berkat aksi heroik tim Balawista dan warga setempat yang bergerak cepat memberikan pertolongan.
Informasi didapat ketiga bocah tersebut sekira pukul 14:30 WIB berenang diarea berbahaya dan saat kondisi air laut sedang pasang. Tim Balawista telah menghimbau wisatawan agar tidak berenang di area terlarang. Namun nampaknya himbauan itu tak digubrisnya.
Ade, petugas Balawista Pantai Cibuaya kepada awak media mengungkapkan, saat kejadian kondisi air laut tengah pasang, dan ketiga bocah tersebut asik berenang di zona tidak aman. Saat ombak besar datang ketiganya terseret arus kuat.
“Saat itu terdengar teriakan minta tolong dari salah satu anak. Dan keluarga anak tersebut nampak panik. Kami langsung bertindak melakukan pertolongan,” ujar Ade kepada wartawan.
Di tengah gelombang pasang dan arus kuat itu Petugas Balawista berusaha memberikan pertolongan, dan berhasil menarik ke tiga bocal ke tepi pantai.
“Alhamdulilah kami bersama warga berhasil menyelamatkan ketiga anak tersebut meskipun dalam kondisi lemas,” tambah Ade.
Sementara Kasat Polairud Polres Sukabumi, Akp Nandang Herawan saat dikonfirmasi lingkar pena. id melalui saluran ponselnya menuturkan, bahwa untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diharapkan terkait dengan keselamatan pengunjung pihaknya telah memasang rambu rambu, berupa bendera merah dibeberapa zona tidak aman di objek wisata pantai.
“Untuk keamanan dan keselamatan wisatawan kami tekankan apabila ada larangan mandi di pantai agar di perhatikan dan dipatuhi. Jika terjadi sesuatu segera minta pertolongan ke balawista pengamanan pantai, atau unit Satpolairud atau juga kepada aparat lainnya,” pungkasnya.






