LINGKARPENA.ID | Kegigihan aksi sosial Ketua Umum Forum Yayasan Silaturahmi Barisan Benteng Pajampangan (Ketum YFSBBP) yang dikomandoi H Isep Ddang Sukmana, patut diapresiasi. Bukan kali pertama pihaknya melakukan aksi kemanusiaan yang mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Baru-baru ini, ingat perempuan diduga orang dengan gangguan jiwa ( ODGJ ) warga Desa Buniwangi Kecamatan Surade yang viral itu? Boleh jadi berkat H. Isep Dadang Sukmana nasib perempuan berinisial WL (62) itu punya cerita lain.
Keberadaan perempuan bernasib malang itu berawal diketahui oleh H. Isep Dadang Sukmana. Ia mendapat informasi tentang nasib perempuan yang diisolasi di rumah kumuh itu pada Jumat 24 Januari 2025.
“Saya mendengar ada seorang perempuan yang mengalami gangguan kejiwaan di wilayah Desa Buniwangi. Hari itu juga saya turun ke lapangan mencari alamtanya. Saya bertanya ke sana ke mari jarang orang mengetahuinya, bahkan tetangganya pun tak banyak yang tahu. Tapi alhamdulilah dengan niat tulus ahirnya alamat dan perempuan itu saya temukan,” ujar H. Isep Dadang Sukmana kepada lingkarpena.id Minggu (26/1/25).
Saat berkunjung ke kediaman perempuan bernasib malang itu Ketua Umum Yayasan Silaturahmi Forum Barusan Benteng Pajampangan ( YFDBBP ) ini segera melakukan koordinasi dengan ketua RT setempat, kepala Desa Buniwangi, Babinsa, Bhabinmas, dan pihak lainnya.
“Alhamdulilah saat kami temukan alamat yang kami cari, jujur saja hati ini teriris melihat kondisi perempuan itu. Selain kondisinya tak terurus juga tak berpakaian sehelai pun. Setelah isteri saya memberikan pakaian dan beberapa makanan ringan, perempuan itu mau berkomunikasi, bahkan ia seolah berterima kasih kepada isteri saya,” tandas H. Isep Dadang Sukmana.
Diakui pemilik Hotel Mahesa Jampangkulon ini, saat ia berada di kediaman perempuan diduga odgj tersebut sempat mendapat reaksi tidak simpatik dari salah satu anak perempuan itu. Namun didorong niat tulus dan memberikan pemahaman kepada anak tersebut ahirnya kedatangan H. Isep Dadang Sukmana diterima pihak keluarga .
“Saya akui saat itu saya sempat mendapat reaksi tidak simpatik dari salah satu anaknya. Saya mengerti itu. Mungkin dia malu. Namun setelah saya kasih pemahaman ahirnya anak tersebut mengerti,” tambah H. Isep.
Sementara Kepala Desa Buniwangi, Dadan Hermawan, mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada H. Isep Dadang Sukmana dan seluruh jajaran pengurus YSFBBP yang sudah memberi perhatian kepada nasib warganya.
“Aksi sosial kemanusiaan yang dilakukan keluarga besar YFSBBP patut ditiru oleh siapapun,” singkat Dadan.
Sementara Camat Surade, U. Suryana, saat dikonfirmasi lingkar pena.id mengaku sangat berterima kasih kepada keluarga besar YFSBBP khususnya kepada Ketua Umumnya H. Isep Dadang Sukmana yang telah melakukan aksi kemanusiaan. Diakuinya, berkat aksi kemanusiaan yang dilakukan H. Isep Dadang Sukmana, nasib perempuan warga Kampung Cigadog Desa Buniwangi itu bisa tertolong.
“Saya selaku Camat Surade sangat berterima kasih kepada Pak H. Isep Dadang Sukmana. Berkat aksi sosial kemanusiaan yang dilakukannya warga kami bisa terbantu,dan saya secara pribadi sangat sangat berterima kasih kepada beliau,” kata Camat.
“Andai saja tidak aksi yang beliau lakukan kami selaku pemerintahan kecamatan Surade tidak tahu permasalahan yang ada,” pungkas U. Suryana.






