BOP Pontren Disunat, Pengamat: Jangan Takut Melapor

Lingkarpena.id, SUKABUMI – Ramainya dugaan pemotongan bantuan operasional (BOP) pondok pesantren dewasa ini mendapat tanggapan dari pengamat pendidikan Sukabumi, Rd Fajar Anugrah W.

Menurutnya, persoalan sunat bantuan pemerintah meski untuk pondok pesantren bisa saja terjadi. Jika benar terjadi, hal itu dimungkinkan karena sudah melalui beberapa tangan oknum yang tidak bertanggungjawab.

Baca juga:  Jelang HUT Kodam III Siliwangi ke 76, Kasdim 0622 Sukabumi Cek Lokasi

“Ya, pemotongan BOP 10-40 persen bisa saja terjadi oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Sebab, sudah melewati beberapa tangan oknum,” tegas Fajar kepada Lingkarpena.id melalui sambungan telepon.

Baca juga: Polemik Sunat BOP Melalui Kemenag Kembali Mencuat

Baca juga: Soal Pemotongan BOP Ponpes, Komisi IV Akan Panggil Kemenag

Ia menjelaskan, seharusnya sebelum penerbitan Surat Keterangan (SK) penerima BOP, harus ada tahapan verifikasi kelengkapan administrasi dan cross chek langsung ke lapangan. Sehingga mendapatkan data yang valid.

Pos terkait