BPBD Kabupaten Sukabumi Lakukan Tes Aktivasi Sirine Peringatan Dini Tsunami

LINGKARENA.ID | Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi melaksanakan kegiatan tes aktivasi sirine peringatan dini tsunami pada Rabu, 26 November 2025. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah memastikan seluruh peralatan peringatan dini berfungsi optimal apabila terjadi keadaan darurat di wilayah pesisir Kabupaten Sukabumi.

 

Tes dilakukan di Kantor BPBD Kabupaten Sukabumi, dengan pemantauan terpusat di Room Utama Aktivasi serta pengecekan langsung di lima site sirine yang tersebar di Palabuhanratu dan wilayah pesisir selatan lainnya.

 

Kepala Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi menyampaikan bahwa pengujian ini merupakan prosedur rutin untuk memastikan alat berjalan tanpa kendala.

Baca juga:  Rapat Dinas Bulanan, Bupati Minta Jajaran Fokus Program Prioritas RPJMD 2021-2026

 

“Pengetesan dilakukan untuk meninjau kinerja alat saat terjadi bencana tsunami. Ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan kami dalam memastikan sistem peringatan dini bekerja efektif dan dapat memberikan peringatan tepat waktu kepada masyarakat,” ujarnya.

 

Berikut kondisi terkini sirine berdasarkan hasil pengecekan di lapangan:

 

1. Room Utama Kantor BPBD Kabupaten Sukabumi

Kondisi: BAIK

 

2. SDKP Site

• Status di sistem: Online

• Kondisi di lapangan: Online (alat berbunyi dengan baik, tanpa kendala)

Baca juga:  Rakor Persiapan 2nd WHCF, PLH Sekda Paparkan Perporma Kab Sukabumi dalam Aktualiaask Sembilan Tatanan

 

3. Balawista Site

• Status di sistem: Online

• Kondisi di lapangan: Online (alat berbunyi, tidak ada kendala)

 

4. Geopark Site

• Status di sistem: Online

• Kondisi di lapangan: Online (alat berbunyi optimal)

 

5. Kelurahan Palabuhanratu

• Status di sistem: Online

• Kondisi di lapangan: Online (alat berbunyi normal)

 

6. Pantai Loji Simpenan

• Status di sistem: Online

• Kondisi di lapangan: Online (alat berbunyi, tidak ada kendala)

Baca juga:  Di Balik Tuduhan Korupsi CSR BI dan OJK kepada Hergun, Ada Celah Hukum yang Menganga

 

Dari hasil pengecekan tersebut, seluruh titik sirine terpantau berfungsi dengan baik. BPBD Kabupaten Sukabumi memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala.

 

“Kami mengimbau masyarakat pesisir untuk selalu waspada dan memahami arti bunyi sirine peringatan dini. Kesiapsiagaan masyarakat merupakan bagian penting dalam mitigasi bencana,” tambah petugas BPBD dalam keterangannya.

 

Dengan kesiapan sistem peringatan dini yang optimal, BPBD berharap dapat meminimalisasi risiko serta memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat apabila terjadi potensi tsunami di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Pos terkait