Rumah Panggung Milik Warga Sekarsari Ludes Terbakar, Diduga Akibat Tungku Tradisional

FOTO: Api berkobar saat membakar rumah panggung di Kecamatan Kalibunder pada Rabu (26/11) membuat warga sekitar panik.| dok: Istimewa

LINGKARPENA.ID | Sebuah rumah panggung milik Siti (62), warga Kampung Cigentong RT 16/04, Desa Sekarsari, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, ludes terbakar pada Rabu (26/11/2025).

Peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 16.00 WIB sore itu membuat warga panik. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kepala Desa Sekarsari, Awan, saat ditemui menjelaskan bahwa saat kebakaran terjadi, seluruh penghuni rumah sedang berada di luar. Kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga yang melihat api membesar dari bagian dapur.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat kejadian, penghuni rumah tidak berada di rumah. Mereka diberi tahu tetangga bahwa rumahnya sudah terbakar,” ujar Awan.

Baca juga:  Kasus Dugaan Perundungan Bocah SD di Sukabumi Terkuak, Ini Hasil Autopsi Dokter Forensik

“Hanya satu unit sepeda motor yang berhasil diselamatkan. Ibu Siti ini seorang janda dengan dua anak, dan baru 40 hari ditinggal wafat suaminya,” tambahnya.

Jenis bangunan yang terbakar merupakan rumah tinggal panggung. Berdasarkan laporan sementara, kebakaran diduga kuat berasal dari tungku masak yang masih menyala. Api dengan cepat membesar karena seluruh struktur bangunan mayoritas terbuat dari kayu.

Baca juga:  Kebakaran Hebat Ruko di Jalan Statsiun Timur Kota Sukabumi, Damkar Kerahkan Tiga Unit Mobil

Tidak ada korban meninggal maupun luka-luka, namun seluruh bangunan rumah beserta sebagian besar isinya hangus dilalap api. Tak ada daerah terdampak lain di sekitar lokasi. Total kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp65 juta.

Petugas pemadam kebakaran dari Pos Damkar X Jampangkulon tiba di lokasi bersama unsur Polsek Kalibunder, pihak kecamatan, dan perangkat desa. Komandan Pos Damkar Jampangkulon, Lelan, menyebut pihaknya segera melakukan upaya pemadaman begitu menerima laporan masyarakat.

“Kami menerima informasi sekitar pukul empat lewat. Saat tiba di lokasi, api sudah membesar karena bangunan rumahnya tipe panggung berbahan kayu. Pemadaman dilakukan bersama warga dan aparat setempat,” jelas Lelan.

Baca juga:  Sepeda Motor Adu Banteng di Jalan Sukaraja Sukabumi

“Kondisi cuaca hujan cukup membantu mempercepat pendinginan area yang terbakar,” tambahnya.

Petugas Pemadam Kebakaran dari Pos Jampangkulon saat melakukan pendinginan di lokasi kebakaran, Rabu sore (26/11).| dok: Istimewa

Petugas Damkar melakukan pemadaman dan pendinginan hingga api benar-benar padam. Dokumentasi kejadian dilaporkan lengkap sebagai bagian dari laporan resmi Damkar Pos X Sektor Jampangkulon.

Hingga berita ini diturunkan, pihak desa bersama unsur kecamatan tengah melakukan pendataan lanjutan untuk kemungkinan bantuan kepada korban.

Pos terkait