Bukan Sekedar Objek Wisata yang Populer. Dispar Kabupaten Sukabumi Mencoba Menyeimbangkan Kelestarian Lingkungan dan Budaya

LINGKARPENA.ID | Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menyampaikam dalam menghadapi perkembangan sektor pariwisata yang pesat, maka harus terus berupaya untuk menjaga keseimbangan kelestarian lingkungan serta pelestarian budaya lokal.

 

“Langkah Dinas Pariwisata tak hanya soal menarik wisatawan, tapi juga memastikan bumi Sukabumi tetap lestari,” ujar kepada Lingkarpena.id Senin (12/05/2025).

Baca juga:  Dugaan Perundungan Bocah SD di Sukabumi Hingga Tewas, Polisi Bakal Usut

 

Salah satu program yang telah dilakukan Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi adalah program seperti konservasi air, pengelolaan sampah, serta edukasi lingkungan kepada wisatawan dan pelaku usaha diterapkan secara konsisten.

 

Selain konservasi alam, Dinas Pariwisata juga sangat fokus pada pelestarian budaya lokal. Di sisi budaya, dukungan terhadap kegiatan seni tradisional, pelestarian kampung adat, hingga museum sejarah dijalankan untuk menjaga identitas daerah tetap hidup dalam denyut wisata.

Baca juga:  Muspika Sagaranten Gelar Rakor Penyelarasan Pelaksanaan Vaksin Merdeka Anak Usia 6-11 Tahun

 

Tak hanya itu, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi juga mendorong pengelolaan wisata berbasis ekowisata dan pelestarian budaya menjadi pondasi utama.

 

“Melalui pendekatan holistik ini, Dinas Pariwisata berharap Kabupaten Sukabumi tak hanya ingin menjadi tujuan wisata yang populer, tetapi juga contoh daerah yang berhasil menyeimbangkan kelestarian lingkungan dan budaya,” tutupnya.

Baca juga:  Bank Sampah Desa Cibodas Olah Sampah jadi Pupuk Organik

Pos terkait