Camat Gegerbitung Apresiasi Penyuluhan KKR dari Stikes Kota Sukabumi

Pemberian Cenderamata.| Asep S

LINGKARPENA.ID | STIKES Kota Sukabumi menyelenggarakan Orientasi Kader Kesehatan Remaja (KKR) yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Selasa 4 Oktober 2022.

Kader Kesehatan Remaja merupakan peserta didik yang dipilih guru guna ikut melaksanakan sebagian usaha pelayanan kesehatan terhadap diri sendiri, kelurga, teman peserta didik pada khususnya dan sekolah pada umumnya.

Sesi foto bersama | Asep S

Kegiatan penyuluhan yang diikuti puluhan siswa SMK Gegerbitung tersebut diapresiasi Camat Gegerbitung, Drs. Yayan Mulya Suryana. Penyuluhan KKR Stikes Kota Sukabumi ini mengambil tema “Pengabdian Kepada Masyarakat”.

Baca juga:  Polres Sukabumi Ungkap Kasus Pengeroyokan yang Menewaskan Warga Kebonpedes, Ini Jumlah Tersangkanya!

Acara dibuka langsung oleh Camat Gegerbitung di Aula Kecamatan dengan peserta 60 dari SMK Gegerbitung. Dalam sambutannya Yayan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Stikes Kota Sukabumi tersebut.

“Saya harapkan dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan hidup sehat peserta didik dalam lingkungan hidup yang sehat sehingga peserta didik dapat belajar, tumbuh dan berkembang secara harmonis dan setinggi-tingginya menjadi sumber daya manusia yang berkualitas,” singkatnya.

Baca juga:  DJ Diamankan Polisi pada Sebuah Gang di Sukaraja Sukabumi

Sementara itu pembicara dari Stikes Kota Sukabumi Hj Wati mengatakan, Remaja adalah peserta didik yang dipilih guru untuk ikut melaksanakan sebagian usaha pelayanan kesehatan terhadap diri sendiri, kelurga, teman peserta didik pada khususnya dan sekolah pada umumnya.

“Jadi siswa yang memenuhi kriteria dan telah berusaha untuk ikut melaksanakan pelaksanaan pemeliharaan dan peningkatan kesehatan terhadap diri sendiri, teman, keluarga dan lingkungannya. Berdasarkan hal tersebut dan untuk menggali serta memaksimalkan potensi sumber daya manusia secara optimal,” terangnya.

Baca juga:  Jalan Desa di Gegerbitung Longsor Tergerus Air

Lanjut Hj Wati menjelaskan,”Tentunya remaja reproduksi ini sangat rentan dengan pergaulannya. Paling kita khawatirkan ya soal seks bebas. Jadi dengan adanya KKR ini semoga menjadikan suatu pembekalan bagi para pelajar sekolah,” terangnya.

Kemudian kata HJ Wati menambahkan, Sekolah sehat yang pada pokoknya sasaran untuk memberikan motivasi dan stimulai dalam rangka meningkatkan pembinaan dan pengembangan UKS kepada para siswa/siswinya.

“Saya ucapkan kepada Pak Camat dan wilayah kerja Puskesmas Gegerbitung yang sudah turut mensukseskan kegiatan ini,” pungkasnya.

Pos terkait