Cuaca Ekstrem, 7 Kecamatan di Sukabumi Kena Imbas

LINGKARPENA.ID | Guyuran hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi dibeberapa wilayah di Kabupaten Sukabumi pada Selasa, 5 November 2024 kemarin, sedikitnya tercatat 7 kecamatan mengalami bencana banjir, longsor, pohon tumbang dan ambruknya rumah warga.

Berdasarkan rilis resmi Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, sedikitnya ada tujuh kecamatan yang melaporkan terjadi bencana alam di Kabupaten Sukabumi. Diantaranya Kecamatan Cisaat, Kadudampit, Nyalindung, Jampangtengah, Gunungguruh, Kebonpedes dan Kecamatan Lengkong.

Manager Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna menyebutkan, akibat hujan deras pada Selasa (5/11) malam di Kecamatan Kebonpedes terjadi dua bencana alam di dua desa. Desa Cikaret terjadi luapan air selokan menyebabkan 45 rumah terdampak. Sementara di Desa Sasagaran terjadi bencana longsor.

Baca juga:  Tiga Rumah di Gegerbitung Terendam Banjir, ini Penyebebnya

“Di Kecamatan Kadudampit di Kampung Cidadap RT 02/01 Desa Muara Dua, dinding rumah warga atas nama Ujang ambrol akibat tergerus air. Akibat kejadian itu Ujang mengalami kerugian materi sebesar Rp 30 juta,” ujar Daeng.

Lebih lanjut, Daeng menyebut untuk daerah lainnya di Kecamatan Cisaat tepatnya di Kampung Cimahi RT 27 dan 28 RW 006, Desa Cibolangkaler, sebuah TPT ( tembok penahan tanah ) jebol. Akibatnya 12 rumah warga terdampak banjir.

Masih di Kecamatan Cisaat, di Kampung Cibatu Pos RT 21, 23, dan 25/ RW 06, 07, Desa Cisaat akibat hujan deras air selokan Ciraden meluap dan merendam 18 rumah.

Baca juga:  Laka Lantas di Bantargadung Sukabumi, Satu Orang Luka-Luka

Sementara Kecamatan Gunungguruh di Kampung Mangkalaya, Desa Cibolang, hujan deras menyebabkan atap dapur rumah milik Ibu Rohimah ( 55 ) ambruk. “Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian materi sekitar Rp 5 juta, sementara Rohimah mengungsi ke rumah anaknya,” ungkap Daeng Sutisna.

Bencana alam yang terjadi di Kecamatan Jampangtengah, ujar Daeng, berupa longsor jalan desa, panjang 30 meter dan lebar 2 meter di Kampung Pasirmalang RT 01/08, Desa Jampangtengah.

Baca juga:  Tewas Ditempat, Karyawan GSI Diduga jadi Korban Tabrak Lari di Jalan Pelabuhan II Lembursitu

Longsor terjadi pula di Kampung Cipiit RT 03/03, Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung. Longsor pada jalan utama menuju kampung Cipiit itu mengakibatkan 33 KK dan 150 jiwa terisolir.

Untuk wilayah Sukabumi Selatan bencana alam yang terjadi di Kecamatan Lengkong. Pohon tumbang sempat menutupi ruas jalan Kiaradua – Lengkong, tepatnya di Kampung Wangun.

Akibat kejadian itu arus lalu lintas sempat terganggu. Namun berkat koordinasi dan cepat tanggap semua steakholder terkait, dalam waktu kurang dari dua jam kondisi terkendali, arus lalu lintas normal kembali.

Pos terkait