Cuaca Ekstrem Picu Rumah Ambruk dan Longsor di Sukabumi, BPBD Siaga Penuh di Akhir Libur Lebaran

LINGKARPENA.ID | Cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (28/3/2026). Akibatnya, satu unit rumah warga roboh dan akses jalan lingkungan terputus akibat longsor.

 

Berdasarkan laporan harian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Sukabumi hingga pukul 20.15 WIB, kejadian pertama terjadi di Desa Bojongasih, Kecamatan Parakansalak. Hujan deras yang disertai angin kencang pada pukul 17.45 WIB menyebabkan satu rumah tidak layak huni (rutilahu) milik warga bernama Otam ambruk.

Baca juga:  Bermaksud Tinjau Kondisi Jembatan, Konsultan Hanyut Terbawa Arus Sungai di Sukabumi

 

Korban yang merupakan satu kepala keluarga dengan satu jiwa. Pemilik rumah terpaksa harus mengungsi ke rumah kerabat terdekat demi keselamatan.

 

Selain itu, bencana tanah longsor juga terjadi di Desa Ambarjaya, Kecamatan Ciambar. Hujan berintensitas tinggi yang berlangsung sejak pukul 15.00 WIB hingga 17.00 WIB mengakibatkan akses jalan lingkungan di Kampung Culamega RT 002/003 terputus.

 

Koordinator Lapangan Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan intensif di seluruh wilayah rawan bencana, terutama di masa arus balik Lebaran.

Baca juga:  Kodim 0622 Bantu Evakuasi Bencana Pergerakan Tanah di Nyalindung Sukabumi

 

“Cuaca saat ini masih berpotensi hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama yang berada di wilayah rawan longsor dan angin kencang,” ujar Daeng Sutisna dalam keterangannya.

 

Ia menambahkan, BPBD juga telah mengoptimalkan pemantauan melalui berbagai kanal, mulai dari grup komunikasi P2BK, media sosial, hingga jaringan radio dan aplikasi kebencanaan seperti InaRisk dan InaWARE BNPB.

 

Saat ini, kondisi cuaca di wilayah Sukabumi dilaporkan berawan tebal dengan suhu 23 derajat Celsius, kelembapan 93 persen, serta angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan rendah.

Baca juga:  Warga Asing MD Tenggelam di Pantai Palabuhanratu Sukabumi

 

Dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di akhir libur Idul Fitri 1447 Hijriah, BPBD Kabupaten Sukabumi juga menyiagakan personel di sejumlah titik, termasuk kawasan wisata dan posko siaga bencana.

 

BPBD memastikan akan terus melakukan pencatatan, pengolahan data, serta respons cepat terhadap setiap kejadian bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Pos terkait