LINGKARPENA.ID | Intensitas curah hujan tinggi kembali memicu peristiwa terjadinya bencana alam pergerakan tanah yang mengakibatkan beberapa rumah warga dan fasilitas umum di Kabupaten Sukabumi mengalami kerusakan.
Peristiwa pergeseran tanah tersebut terjadi di Kampung Nyalindung, Desa Pasir Suren, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi belum lama ini.

Menyikapi hal tersebut Komandan Distrik Militer (Kodim) 0622 Kabupaten Sukabumi, Letnan Kolonel (Letkol) Inf Anjar Ari Wibowo mengatakan, peristiwa bencana alam pergerakan tanah terjadi pada (27-29/12/2022) kemarin.
“Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi, mengerahkan personel dan membantu secara materil ke lokasi bencana guna membantu evakuasi bagi masyarakat yang terdampak,” kata Letkol Inf Anjar dalam keterangannya kepada Lingkarpena.id Jumat (30/12/2022).
Adapun personil yang diterjun ke lokasi lanjut dia, yakni 1 SST Personel Kodim 0622, DPP Kapten Inf Maman Sulaiman Danramil 062202/ Palabuhanratu. Personel diterjunkan guna membantu pelaksanaan evakuasi harta benda milik warga.

Selain itu mengarahkan warga untuk menuju tempat tinggal sementara dengan menggunakan 1 Unit Truk NPS Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi yang sengaja disiapkan oleh anggota di lapangan.
“Saya saat ini bersama jajaran berada di lokasi bencana, siap membantu masyarakat yang terdampak bencana alam hingga dengan proses evakuasi selesai,” tandas Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi itu.
Diketahui sambung Perwira Menengah TNI ini, peristiwa bencana alam pergerakan tanah juga pernah terjadi sekira tahun 2021 lalu. Meneurut Anjar Pemda Kabupaten Sukabumi juga telah merencanakan untuk merelokasi masyarakat Kampung Nyalindung Desa Pasir Suren Kecamatan Palabuahanratu ini ketempat yang lebih aman dari bencana alam.
“Saya menghimbau kepada masyarakat, untuk lebih waspada dan peduli terhadap keamanan diri serta keluarga,” pungkas Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi.






