Konsentrasi Buyar, Tabrakan Tak Terhindarkan

Korban kecelakaan lalulintas di Jalan Salabintana, seorang pemotor tergeletak, Jumat (17/4).[foto: tangkapan layar]

LINGKARPENA.ID | Suara benturan itu memecah rutinitas siang di Jalan Raya Selabintana, Kampung Nyangkokot, Desa Perbawati, Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 11.10 WIB. Di tengah arus kendaraan yang tak pernah benar-benar sepi, dua sepeda motor bertemu dalam satu titik yang tak diharapkan—sebuah kecelakaan yang menyisakan luka dan pelajaran.

 

Sebuah Honda Verza bernomor polisi F 3874 SAG, yang dikendarai RP bersama penumpangnya JS, melaju dari sisi kiri jalan. Di saat bersamaan, dari arah berlawanan, Honda Beat F 2400 OB yang dikemudikan DSP datang menuju Selabintana.

Baca juga:  Pohon Timpa Jaringan PLN dan Rumah di Sukabumi

 

Situasi yang semula tampak biasa berubah dalam hitungan detik. Saat Honda Verza mencoba berbelok ke sisi kanan jalan, jarak yang kian dekat tak lagi memberi ruang untuk menghindar. Tabrakan pun tak terelakkan.

 

Benturan tersebut membuat kedua kendaraan mengalami kerusakan, sementara dua orang harus menanggung akibat lebih serius. DSP, pengendara Honda Beat, serta JS, penumpang Honda Verza, mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca juga:  Bukan Tabrak Lari, Ini Kronologi Kecelakaan yang Menewaskan Pemotor di Surade Sukabumi

 

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota, Ipda Andhika Pratistha, menyampaikan bahwa dugaan sementara kecelakaan dipicu oleh kelalaian saat berkendara.

 

“Kurangnya konsentrasi dan tidak mengutamakan kendaraan yang melaju lurus menjadi faktor utama dalam kejadian ini. Kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut,” ungkapnya.

 

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat, bahwa di jalan raya, satu detik kelengahan bisa berujung panjang. Di antara hiruk pikuk kendaraan, kewaspadaan bukan sekadar pilihan—melainkan keharusan.

Baca juga:  Dua Sepeda Motor dan Calya Terlibat Kecelakaan di Jalan Pasir Kuda Purabaya

Pos terkait