Cuaca Ekstrem Sebabkan TPT Longsor di Cikembar, Dinding Rumah Warga Jebol

LINGKARPENA.ID | Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi pada Jumat (21/11/2025) dini hari menyebabkan tembok penahan tebing (TPT) di Kampung Cisonggom RT 02/ RW 06, Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, mengalami longsor. Peristiwa terjadi pada Jumat ( 21/11/2025 ), sekitar pukul 04.00 WIB.

 

Akibat longsoran sepanjang 5 meter dengan tinggi 2 meter tersebut, dinding rumah milik warga bernama Hobir Supriatna jebol. Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden ini.

Baca juga:  Kebakaran di Cikembar Lukai Dua Korban, Ini Penyebabnya! 

 

BPBD Kabupaten Sukabumi melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) langsung menerima laporan dan berkoordinasi dengan petugas di lapangan. Berdasarkan laporan cuaca, kondisi wilayah Kabupaten Sukabumi pada siang hari terpantau berawan dengan suhu udara 25°C, kelembaban 90 persen, serta kecepatan angin 8,9 km/jam dari arah barat daya.

 

Selain itu, BPBD terus memantau perkembangan kondisi cuaca dari BMKG serta melakukan pengawasan terhadap potensi bencana melalui berbagai kanal pemantauan seperti WAG P2BK se-Kabupaten Sukabumi, media sosial, frekuensi radio, hingga aplikasi pemantauan bencana seperti InaRisk, InaSafe, InaWare, serta sistem WRS New Gen untuk peringatan dini gempa bumi.

Baca juga:  Banjir dan Longsor di Jampangtengah, Belasan Warga Mengungsi

 

“Petugas terus mengamati dan memverifikasi setiap informasi dari wilayah serta melakukan pengolahan data kejadian bencana,” demikian laporan resmi Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi.

 

Sementara itu, petugas URC dan unit data informasi juga bersiaga penuh untuk merespons kejadian di lapangan. Adapun peralatan pendukung seperti kendaraan operasional, chainsaw, dan pompa air dalam kondisi siap digunakan.

Baca juga:  Diduga Overload, Truk Pasir Terguling di Tanjakan Simpang Dago Sukabumi

 

BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada menghadapi potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Sukabumi masih berfluktuasi dan berpotensi menimbulkan dampak lain terutama di daerah rawan longsor.

Pos terkait