Di Balik Seragam Polisi, Ada Kepedulian: Polsek Simpenan Sambangi Nenek Ukah yang Berusia 91 Tahun

LINGKARPENA.ID | Pagi belum sepenuhnya terang ketika langkah anggota kepolisian mulai menyusuri wilayah hukum Polsek Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Di balik rutinitas menjaga keamanan dan ketertiban, ada misi sederhana yang mereka bawa: berbagi dan memastikan warga yang membutuhkan tidak merasa sendirian.

 

Melalui Program Polisi Berbagi, Kapolsek Simpenan AKP Bayu Sunarti Agustina, S.E., bersama sejumlah anggotanya menyempatkan diri memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

Salah satu warga yang mereka datangi adalah Ukah, seorang perempuan lanjut usia berusia 91 tahun yang tinggal di Kampung Kiarakoneng RT 28/07, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan. Dalam laporan kegiatan, Ukah disebut berada dalam kondisi jompo.

Baca juga:  Bupati Sukabumi Salurkan Bantuan Bencana di Bantargadung

 

Kehadiran polisi di tengah kehidupan sederhana Ukah menjadi lebih dari sekadar penyerahan paket sembako. Ada pesan kemanusiaan yang ingin disampaikan: bahwa kepolisian tidak hanya hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan hukum atau gangguan keamanan, tetapi juga ketika ada warga yang membutuhkan perhatian.

 

Program tersebut dilaksanakan sejak sekitar pukul 05.00 WIB hingga selesai. Di waktu ketika sebagian warga masih memulai aktivitasnya, personel Polsek Simpenan memilih menyisihkan waktu untuk menyapa dan berbagi dengan masyarakat.

 

Kapolsek Simpenan AKP Bayu Sunarti Agustina mengatakan, kegiatan Polisi Berbagi merupakan salah satu bentuk kepedulian jajaran kepolisian terhadap kondisi masyarakat di wilayah hukumnya.

Baca juga:  Babinsa Koramil Cisaat Evakuasi Pohon yang Menimpa Rumah Warga Sukamaju

 

“Kami ingin kehadiran polisi tidak hanya dirasakan dalam hal keamanan, tetapi juga dalam bentuk kepedulian dan kemanusiaan. Bantuan yang kami berikan mungkin sederhana, tetapi kami berharap dapat sedikit membantu kebutuhan warga yang membutuhkan,” ujar Bayu.

 

Menurutnya, masyarakat lanjut usia, khususnya mereka yang sudah tidak lagi mampu beraktivitas seperti sebelumnya, membutuhkan perhatian dari lingkungan sekitar. Karena itu, kepedulian perlu dibangun bersama, baik oleh pemerintah, kepolisian maupun masyarakat.

 

“Yang paling penting bukan seberapa besar bantuan yang diberikan, tetapi bagaimana kita bisa hadir, menyapa dan menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan menjadi pengingat bagi kita semua untuk saling peduli,” katanya.

Baca juga:  Wujud Kepedulian Polri, Polsek Nagrak Gelar Baksos di Rumah Makan Gratis

 

Sosok Ukah yang telah memasuki usia 91 tahun menjadi pengingat bahwa di tengah berbagai kesibukan dan persoalan kehidupan, masih ada warga yang membutuhkan uluran tangan dan perhatian sederhana.

 

Bagi sebagian orang, sebungkus sembako mungkin terlihat biasa. Namun bagi warga lanjut usia yang hidup dalam keterbatasan, bantuan tersebut bisa menjadi bentuk perhatian yang begitu berarti.

 

Dari langkah kecil di pagi hari itu, pesan yang dibawa Polsek Simpenan pun terasa sederhana: polisi bukan hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk hadir bersama masyarakat, mendengar, membantu dan berbagi.

Pos terkait