Di Empat Kota Tim Jaksa Penyidik Lakukan Penggeledahan dan Penyitaan Secara Serentak

Tim Jaksa penyidik saat melakukan penggeledahan dan penyitaan barang bukti dikediaman terduga yang dilakukan pada Jumat 4 Maret 2022. | Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID -Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan dan penyitaan secara serentak di 4 (empat) kota pada Jumat 4 Maret 2022 kemarin. Penggeledahan dan penyitaan berkaitan dengan kasus mafia Pelabuhan yakni perkara dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan kewenangan dan penerimaan uang.

Tim Jaksa penyidik melakukan penyitaan terkait dengan adanya penyalahgunaan fasilitas kawasan berikat yang melalui Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Emas mulai Tahun 2015 sampai dengan tahun 2021.

“Berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri Bandung Nomor: 4 / Pen.Pid.Sus / TPK / 2022 / PN.Bdg tanggal 04 Maret 2022, Tim Jaksa Penyidik melakukan penggeledahan dan penyitaan di Kota Bandung, yaitu di Rumah saudara Leslie Grizian Hermawan beralamat di Jalan Sadewa, Kelurahan Pamayonan, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat. Petugas tim jaksa telah menyita telepon genggam (handphone) dan 1 (satu) box dokumen terkait informasi tekstil” ujar Andrie Wahyu Setiawan, Kasubid Kehumasan, dalam keterangan rilisnya yang diteria awak media.

Baca juga:  Anggota DPRD Kota Bekasi Apresiasi Cairnya Dana Bantuan Operasional RW dan RT

Lanjut Andrie, sementara pada Rumah saudara Zainal Mutaqin Bin Gunawan, di wilayah Kopo Mas Regency, Desa Margasuka, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, petugas berhasil mengamankan beberapa dokumen terkait dengan informasi tekstil, alat elektronik, telepon genggam (handphone) dan barang bukti lainnya.

Ditempat lainnya berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri Mungkid Nomor: 12/Pen.Pid/2022/PN.Mkd tanggal 04 Maret 2022, Tim Jaksa Penyidik melakukan penggeledahan dan penyitaan terhadap rumah Sdr. Theresia Wersti Astika Sunaryo (Ibu Rumah Tangga) di Perumahan Danurejo Asri, Danurejo Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Kota Magelang dan melakukan penyitaan terhadap barang-barang elektronik berupa 7 (tujuh) buah flashdisk, 4 (empat) buah handphone, satu buah buku tabungan CIMB Niaga Cabang Magelang, dan beberapa lembar uang tunai dengan mata uang asing.

Baca juga:  2.000 Dosis Vaksin Dikawal Sat Polairud Sampang Ke Pulau Mandangin

Kemudian berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri Semarang Nomor: 3/Pen.Pid.Sus-TPK/3/2022/PN Smg tanggal 02 Maret 2022, Tim Jaksa Penyidik melakukan penggeledahan dan penyitaan pada Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Tengah dan Kantor Pengawasan Pelayanan Bea Cukai Type Madya Pabean A Semarang, dan telah disita berupa barang-barang elektronik.

Berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor: 8 / Pen.Pid.Sus / TPK / 111 / 2022 / PN.Jkt.Pst tanggal 04 Maret 2022, Tim Jaksa Penyidik melakukan penyitaan dan penggeledahan di Kota Jakarta, yaitu terhadap rumah saudara Tjhin Sunardi selaku Direktur CV. Mekar Inti Sukses yang beralamat di Jalan Kebun Jeruk, Kelurahan Mapar, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat dan telah disita berupa barang-barang elektronik.

Baca juga:  4 Tersangka Pengedar Narkoba di Sukabumi, Terancam Penjara Seumur Hidup

Adapun barang yang disita oleh Tim Jaksa Penyidik akan digunakan sebagai barang bukti dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Kewenangan dan Penerimaan Uang sehubungan dengan Penyalahgunaan Fasilitas Kawasan Berikat yang melalui Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Emas Tahun 2015 hingga 2021.

“Dari empat titik di empat kota yang berbeda tim jaksa penyidik sudah mendapatkan beberapa barang bukti yang disita untuk dilakukan pendalaman pada kasus ini,” pungkas Andrie.(***)

Pos terkait