LINGKARPENA.ID | Bilal (17) Tahun, seorang pelajar asal Bogor yang sedang berlibur lebaran di Kampung Kakeknya di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, diduga terkena hipnotis. Peristiwa itu mengakibatkan sepeda motor miliknya raib digondol pelaku.
Informasi dihimpun, pada Sabtu (5/4/2025) sekira pukul 11.30 WIB. Saat itu korban yang mengendari sepeda motor Honda PCX sepulang dari warung. Namun saat melintasi jalan kabupaten, tepatnya di Kampung Kebon Kopi, dekat Kantor Desa Cipeundeuy, dihentikan oleh dua orang yang tidak dikenali korban.
Kedua orang tersebut mengaku kepada korban kenal dengan ayah dari korban dan mengaku akan memberikan surat undangan kepada orang tuanya. Namun karena surat undangan yang hendak diberikannya tersimpan di rumah, pelaku membujuk korban untuk mengikuti pelaku ke rumahnya untuk mengambil surat undangan tersebut.
Ahirnya korban mengikuti pelaku pergi ke rumah pelaku untuk mengambil surat undangan yang diceritakannya tadi. Namun kedua pelaku berhenti di depan Masjid Jami di Kampung Ciranca, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade.
“Anak saya di suruh menunggu di depan masjid dan kedua pelaku pergi dengan alasan mau mengambil surat undangan di rumahnya,” ujar H. Udoy, orangtua korban kepada awak media.
Lanjut kata H. Udoy, tak lama kemudian seorang pelaku datang tanpa mengendarai motor. Ia mengatakan kepada korban bahwa rumahnya dikunci. Lalu pelaku meminjam motor yang dibawa korban dengan alasan untuk mengambil kunci rumah. Dan saat itu korban meminjamkan motor yang dia tumpangi begitu saja.
Setelah pelaku pergi, korban sadar dan bertanya kepada warga sekitar perihal orang tidak dikenal tadi. Wargapun tidak ada yang mengenal. Dari situ korban menyadari motornya dibawa kabur oleh pelaku dan langsung melaporkan ke pihak kepolisian setempat, Polsek Surade.
Kanit Reskrim Polsek Surade, Aipda Rijal membenarkan telah terjadi tindak pidana penipuan dan penggelapan terhadap korban yang mengakibatkan motor korban dibawa kabur oleh pelaku.
“Pelaku membawa kabur berupa motor korban jenis Honda PCX dengan nopol F 6089 UBA,” kata Aipda Rijal.
Atas kejadian tersebut, pihaknya masih melakukan penyelidikan, sehingga belum bisa memberikan keterangan lebih banyak.






