Dispar Kab Sukabumi Gelar Silaturahmi Bareng Pengelola DTW Cinumpang Kadudampit

LINGKARPENA.ID | Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Kadudampit, Pemerintah Desa Sukajamu, pengelola Daya Tarik Wisata (DTW) Cinumpang, serta para penggiat pariwisata setempat. Pertemuan yang digelar langsung di kawasan Cinumpang ini menjadi langkah awal menuju penataan pariwisata yang lebih serius, terarah, dan kolaboratif.

 

Dalam kesempatan tersebut, Dinas Pariwisata menegaskan bahwa Cinumpang tidak hanya dipandang sebagai sebuah destinasi wisata, tetapi sebagai ruang kolaborasi yang menyatukan berbagai unsur—pemerintah, komunitas, hingga pengelola wisata lokal. Sinergi inilah yang menjadi kunci untuk mewujudkan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Baca juga:  Anda Mempunyai Permaslahan Gizi, Klinik Gizi RSUD Syamsudin SH Punya Solusi

 

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Islandar menyampaikan bahwa pihaknya akan mendorong optimalisasi aset wisata yang dimiliki Cinumpang. Hal ini mencakup penataan kawasan, peningkatan sarana dan prasarana pendukung, serta penguatan tata kelola berbasis partisipasi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan sebuah destinasi tidak hanya ditentukan oleh keindahan alam, tetapi juga oleh solidnya kerja sama antar pemangku kepentingan.

 

Pemerintah Desa Sukajamu dan Kecamatan Kadudampit pun menyambut langkah ini dengan komitmen penuh. Pemerintah desa menegaskan kesiapan untuk menggerakkan masyarakat, terutama kelompok pemuda, agar terlibat aktif dalam pengembangan DTW Cinumpang—baik melalui peningkatan kapasitas, pemberdayaan UMKM, maupun penguatan kelembagaan pariwisata desa.

Baca juga:  KPU Kota Sukabumi Gelar Penyuluhan Produk Hukum pada Tahapan Pencalonan Pilkada 2024

 

Para pengelola DTW Cinumpang dan komunitas penggiat wisata juga menyampaikan berbagai masukan terkait kebutuhan lapangan, peluang pengembangan atraksi baru, serta strategi untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan wisatawan. Pertemuan ini menjadi wadah diskusi yang terbuka, di mana seluruh pihak dapat menyampaikan aspirasi sekaligus merancang agenda kerja bersama.

 

Dinas Pariwisata menegaskan bahwa perkembangan pariwisata di Kabupaten Sukabumi tidak bisa hanya menunggu, tetapi harus dikerjakan melalui gotong royong dan keseriusan. Cinumpang menjadi salah satu contoh bagaimana kolaborasi dapat menjadi energi besar bagi kemajuan sektor pariwisata.

Baca juga:  Damkar Kabupaten Sukabumi Tingkatkan Retkar di Tingkat Desa

 

Pertemuan ini ditutup dengan kesepahaman bersama untuk melanjutkan koordinasi, memperkuat kerja sama, serta menindaklanjuti langkah-langkah konkret penataan destinasi. Dengan komitmen bersama, Cinumpang diharapkan dapat berkembang menjadi destinasi yang lebih tertata, menarik, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekitar.

Pos terkait