Ditemukan Jenazah Korban Hanyut Sungai Cibubuay, Ini Penjelasan Basarnas dan Polsek Sagaranten

LINGKARPENA.ID – Pos SAR Sukabumi bersama Kapolsek Sagaranten Polres Sukabumi membenarkan penemuan mayat korban hanyut di Sungai Cibubuay Sagaranten, Selasa (04/01/2022) pagi tadi.

Diungkapkan Suryo Adi, selaku Koordinator Pos SAR Sukabumi, benar dirinya telah menerima informasi sudah ditemukannya korban atas nama Abdul Rochman (19) yang tenggelam di Sungai Cibubuay Sagaranten, beberapa pekan lalu.

Dijelaskan Suryo, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa (04/01/2022) sekitar pukul 06.30 WIB. Korban ditemukan kurang lebih pada radius 5 KM dari lokasi kejadian. Tepatnya berada di area Bebatuan Sungai Cikaso, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

“SAR terima informasi dari Muspika Sukabumi pagi tadi. Jasad korban ditemukan oleh nelayan yang sedang mencari ikan di area Sungai Cikaso dan langsung melaporkan kepada pihak keluarga sebelum nya ke Muspika setempat,” ungkap Suryo.

Baca juga:  Polres Sukabumi Ungkap 67 Kasus Narkotika, 88 Orang Pelaku Diamankan

Dirinya bersama Pos SAR Sukabumi turut rasa belasungkawa atas musibah yang dialami korban dan berterima kasih atas sinergi yang dilakukan oleh unsur Kepolisian, TNI, masyarakat dan Tim SAR gabungan.

Sementara diterangkan Kapolsek Sagaranten IPTU Aap Saripudin, berawal diperoleh laporan telah ditemukannya jenasah di aliran Sungai Cikaso tepatnya di Kampung Sarongge, RT 02/01 Desa Mekarsari Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi. Anggota Polsek Sagaranten segera ke lokasi ditemukannya sesosok jenazah dan diketahui identik dengan ciri-ciri orang yang dilaporkan hilang terbawa arus sungai Cibubuay di Desa Curugluhur.

“Ya, Jenazah yang di temukan diketahui identik dengan orang yang dilaporkan hilang terbawa arus sungai Cibubuay Desa Curugluhur itu,” terang IPTU Aap Saripudin kepada awak media.

Baca juga:  Penilaian STBM Award, Iyos: Presentasikan 23.485 Unit Jamban di Sukabumi Sudah Dibuat

Dijelaskan Aap, penemuan korban berawal dari laporan warga yang mencium aroma tidak sedap dipinggiran sungai Cikaso, saat itu saksi mata akan memasang alat pancing ikan. Warga dan aparat setempat mengecek asal bau tidak sedap tersebut dan setelah di periksa ternya aroma tidak sedap tersebut dari sosok jenazah korban yang hanyut di sungai Cibubuay.

“Iya informasi berawal dari laporan warga, petugas langsung periksa ke lokasi ternyata terdapat sosok korban yang hanyut di Sungai Cibubuay dua pekan lalu dengan ciri-ciri sama,” jelasnya.

Sementara itu, pihak keluarga korban Dewi Hartini menuturkan, keluarga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah tersebut dan menyadari peristiwa ini merupakan musibah dan Takdir dari Allah Tuhan Yang Maha Kuasa.

Baca juga:  Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi, Prioritas Pembangunan Daerah Tahun 2026 Disesuaikan dengan Janji Politik

Jenazah sudah dimakamkan sekitar pukul 14.00 WIB di tempat kelahiran korban di Kampung Cileueur RT 02/05 Desa Hegarmana Kecamatan Takokak Kabupaten Cianjur Jawa Barat. Dewi menambahkan, ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam pencarian korban.

 

“Ya, pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Kami menyadari atas peristiwa yang menimpa. Ini sudah merupakan musibah dan takdir dari Allah Tuhan Yang Maha Kuasa, kami sadar atas kejadian ini,” Tutur Dewi.

 

 

 

 

 

Reporter: Aris Ram

Redaktur: Akoy Khoerudin

Pos terkait