DKUKM Gandeng PLUT KUKM Sukabumi Gelar Bimtek e-Katalaog

Fungsional Koperasi mewakili Kadis KUKM Herman Subandi, bersama Ketua Harian Aktivasi PLUT Aam Abdussalam saat menjadi pemateri pada kegiatan tersebut.| istimewa

LINGKARPENA.ID | Dinas KUKM Kabupaten Sukabumi berkerjasama dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUKM, melaksanakan Bimbingan Teknis Usaha Mikro Kecil dan Menengah Bimtek UMKM pada laman bela pengadaan e-katalog bagi para pelaku usaha mikro kecil, di Aula Gedung PLUT Cikembang, Selasa 21/03/2023.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memberikan pendampingan, bagi para pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Sukabumi, terkait peningkatan kapasitas dalam memasarkan produknya, terutama dengan pola pasar digital.

Hadir dalam kesempatan acara, Fungsional Koperasi mewakili Kadis KUKM Herman Subandi, Ketua Harian Aktivasi PLUT Aam Abdussalam, para pemateri dan seluruh peserta perwakilan UMKM.

Baca juga:  Bimtek dan Penyuluhan Hukum BKAD Waluran Dorong Profesionalisme Aparatur Desa di Sukabumi

Dalam sambutannya, Kadis KUKM yang diwakili oleh fungsional koperasi Herman Subandi menyampaikan, para pelaku usaha mikro kecil di Kabupaten Sukabumi, yang tercatat pada Dinas kurang lebih ada 22 ribu UMKM. Akan tetapi yang baru terdaftar di e-katalog hanya sebagian kecil saja.

“Kami akan terus menggenjot, agar para pelaku usaha mikro kecil, untuk mendaftarkan produk usahanya di laman pengadaan e-katalog,” kata Herman dalam penyampaiannya.

Baca juga:  Desa Karangpapak Ingin Rubah "Pasar Hantu" Jadi Wisata Kuliner

“Mereka perlu memahami pentingnya pendaftaran e-katalog tersebut, dalam rangka meningatkan daya saing usaha, agar tidak kalah dengan perusahaan-perusahan menengah bahkan besar, yang selalu memonopoli produ-produk dipasaran,” sambungnya.

Ditemui terpisah, ketua harian aktivasi PLUT Aam Abdul Salam mengatakan, kegiatan ini bentuk nyata bahwa pemerintah hadir ditengah-tengah pelaku UMKM, demi menguatkan usaha mereka untuk naik kelas

“Pasar digital sangat penting dan strategis, ditengah maraknya produk-produk dalam negeri, makanya mereka dituntut untuk selalu memiliki kemampuan dalam memasarkan produknya, terutama dengan menggunakan pola pasar digital,” ungkapnya.

Baca juga:  Bimtek Perangkat Desa, BKAD: Desa Harus Terintergrasi dan Memiliki Kompetensi

“Optimalisasi pasar digital sangat dibutuhkan, agar lebih gereget dan cepat dalam memasarkan produk UMKM, sehingga perputaran modal dan hasil penjualannya berimbang,” tambah Aam dalam sesi wawancara.

Para peserta yang datang dari berbagai daerah di Kabupaten Sukabumi itu, sangat antusias mengikuti bimtek tersebut, terbukti mereka sangat fokus dan serius mendengarkan pemaparan dari para pemateri, dari awal acara sampai akhir tidak ada satu pesertapun yang beranjak dari tempat acara.(*)

Pos terkait