LINGKARPENA.ID | Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi mengambil langkah antisipatif guna memastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Fokus utama pengawasan dan pelayanan diarahkan ke sejumlah kawasan wisata yang diperkirakan dipadati pengunjung.
Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, menegaskan bahwa pelayanan pengangkutan sampah tidak mengalami pengurangan meskipun berada di masa libur panjang. Justru, pihaknya telah menyiapkan skema penguatan layanan dengan penyesuaian operasional di lapangan.
“Pelayanan tetap berjalan normal. Untuk titik-titik tertentu, terutama kawasan wisata, kami siapkan armada tambahan dan pengaturan ulang ritase angkutan agar tidak terjadi penumpukan sampah,” ungkap Nunung, Minggu (4/1/2026).
Ia menjelaskan, peningkatan volume sampah selama libur panjang merupakan kondisi yang lazim terjadi, khususnya saat puncak kunjungan wisata. Namun demikian, DLH memastikan setiap potensi penumpukan dapat segera diatasi melalui respons cepat petugas di lapangan.
“Lonjakan sampah biasanya muncul secara situasional. Ketika itu terjadi, kami langsung menambah ritase dan mengerahkan personel agar kondisi kembali terkendali,” jelasnya.
Nunung menambahkan, keberlangsungan pelayanan persampahan menjadi prioritas DLH, sehingga seluruh jalur pengangkutan tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Selain upaya teknis, DLH juga mendorong kesadaran publik sebagai bagian penting dari pengelolaan lingkungan.
Ia mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk turut menjaga kebersihan dengan disiplin membuang sampah pada tempatnya serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai selama beraktivitas.
“Menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Dengan kerja sama yang baik, lingkungan akan tetap bersih dan nyaman,” ujarnya.
Dengan kesiapan armada, personel, dan koordinasi lintas sektor, DLH Kabupaten Sukabumi optimistis pelayanan kebersihan selama libur Natal dan Tahun Baru 2026 dapat berjalan efektif dan mendukung kenyamanan warga serta wisatawan.






