LINGKARPENA.ID | Dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional yang jatuh pada 5 November 2025, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi mengajak masyarakat untuk semakin peduli terhadap pelestarian lingkungan, keanekaragaman tumbuhan, dan satwa sebagai penopang keseimbangan ekosistem.
Kepala DPKP Kabupaten Sukabumi, Drs. Sabar Suko., M.M., menjelaskan bahwa keberadaan puspa dan satwa memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas lingkungan hidup manusia. Menurutnya, ekosistem yang terjaga akan menghadirkan ruang hidup yang lebih aman, sehat, dan minim risiko. “Ketika kita menjaga alam, kita sesungguhnya sedang menjaga diri kita sendiri. Hutan yang lestari, pohon yang terpelihara, serta habitat satwa yang aman akan menekan potensi bencana seperti kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa tugas DPKP tidak hanya berfokus pada penanganan kebakaran, melainkan juga pada upaya pencegahan dan edukasi masyarakat terkait pentingnya keseimbangan lingkungan. “Mitigasi bencana tidak bisa dilepaskan dari perilaku kita terhadap alam. Karena itu, kami terus mendorong masyarakat untuk mencintai lingkungannya, mulai dari hal sederhana seperti merawat tanaman hingga menjaga kelestarian habitat satwa di sekitar kita,” tuturnya.
Sabar Suko berharap momentum peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional dapat menjadi refleksi bersama tentang pentingnya menjaga harmoni antara manusia dan alam. Ia menegaskan bahwa pelestarian lingkungan merupakan investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. “Semoga kesadaran ini tumbuh semakin kuat, sehingga Kabupaten Sukabumi dapat terus menjadi daerah yang sehat, aman, dan penuh kehidupan,” katanya.
Melalui semangat “Sukabumi Mubarokah”, DPKP Kabupaten Sukabumi mengajak seluruh masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya pelestarian alam serta memperkuat kepedulian kolektif terhadap puspa dan satwa sebagai warisan berharga yang harus dijaga bersama.






