LINGKARPENA.ID | Upaya memperkuat kualitas data kependudukan terus digencarkan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi melalui optimalisasi Program Bangga Kencana. Salah satu langkah konkret dilakukan lewat monitoring langsung di lapangan bersama Bupati Sukabumi, Asep Japar, di wilayah Kecamatan Gegerbitung, baru baru ini.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut arahan BKKBN Provinsi Jawa Barat yang menekankan pentingnya peningkatan mutu pengelolaan data dan informasi keluarga. Fokus utama diarahkan pada verifikasi data MBG 3B sekaligus pemutakhiran data keluarga melalui Sistem Informasi Keluarga (SIGA).
Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang, menilai keakuratan data merupakan fondasi utama dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran. Karena itu, pengecekan langsung ke lapangan dinilai penting untuk memastikan kesesuaian antara data administratif dengan kondisi nyata di masyarakat.
“Ketepatan data menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan dan intervensi program. Maka dari itu, kami terus memperkuat kolaborasi antara petugas lapangan, kader, hingga pemerintah desa agar proses verifikasi dan pembaruan data keluarga melalui SIGA berjalan maksimal,” ujar Eka Nandang.
Dalam kunjungan tersebut, jajaran pemerintah daerah juga menyempatkan berdialog dengan kader serta petugas lapangan. Interaksi ini dimanfaatkan untuk menggali berbagai kendala teknis yang dihadapi sekaligus menyerap masukan dari tingkat bawah.
Eka menegaskan, pelaksanaan Program MBG 3B tidak boleh berhenti pada aspek administratif semata. Lebih dari itu, program harus mampu menghadirkan dampak nyata melalui layanan yang berbasis pada data yang valid dan terintegrasi.
Langkah ini juga selaras dengan kebijakan terbaru dari BKKBN yang tertuang dalam surat resmi terkait penguatan integrasi data, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara menyeluruh.(adv).






