Fauzi Ikut Terjebak di Dermaga Tegalbuleud Sukabumi, Belum Bisa Dievakuasi

FOTO: Kondisi jembatan Dermaga PT SBP Kecamatan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi pasca diterjang gelombang besar.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Sebanyak 72 orang warga Nelayan Kecamatan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi terjebak di dermaga PT SBP Tegalbuleud akibat jembatan terputus. Peristiwa terputusnya jembatan dermaga akibat dihantam gelombang besar pada Rabu (26/10/2024) pagi.

Hingga saat ini ke 72 orang warga nelayan masyarakat Kecamatan Tegalbuleud masih bertahan di dermaga dan belum bisa dievakuasi. Evakuasi terhambat karena gelombang masih besar dan peralatan perahu tidak memadai.

Baca juga:  Ini Pengakuan Korban Terjebak di Dermaga Tegalbuleud Sukabumi

Menurut Eban (50) warga asal Desa Sumberjaya Kecamatan Tegalbuleud menuturkan, anaknya pun turut terjebak di lokasi dermaga. Dikatakan Eban, warga yang terjebak antara lain 7 orang warga Cilegok Desa Sumberjaya dan 11 orang warga Cibereum Desa Buniasih Kecamatan Tegalbuleud. Selebihnya dia belum mengetahui.

“Iya, anak saya turut terjebak di sana. Masih di dermaga. Semuanya yang terjebak itu ada 72 orang termasuk anak saya Fauzi,” ujar Eban kepada Lingkarpena.id Rabu malam (16/10) melalui sambungan telepon.

Baca juga:  Helikopter Basarnas 'Landing' di Satradar 216 Cibalimbing, Sejumlah Ambulan Desa Tertahan di Pintu Masuk

Menurut Eban, ke 72 orang hingga saat ini masih bertahan di dermaga. Dilokasi petugas dari TNI, Polri dan Tim SAR. Dan dikabarkan Basarnas akan tiba pada esok hari. Dari bibir pantai ke lokasi dermaga jaraknya cukup jauh.

“Ada sekitar 700 meter dari pantai aman ke dermaga itu. Warga masih bertahan, namun kasian tidak bisa makan dan minum karena akses terputus,” jelasnya.

Baca juga:  Truk Terguling di Jalan Turunan Cibareno, Dede: Hati hati Ini Daerah Mistis

Pos terkait