LINGKARPENA.ID | Suasana Gedung Juang Kota Sukabumi dipastikan akan dipenuhi kilau batu akik dalam gelaran pameran dan kontes bertajuk “Kemilau Batu Bercahaya” Piala Wali Kota Sukabumi pada Minggu, 5 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-112 Kota Sukabumi.
Sejak pagi hari, para penghobi dan kolektor dari berbagai daerah dijadwalkan berkumpul untuk mengikuti ajang yang memadukan unsur pameran dan kompetisi. Beragam jenis batu akik akan tampil, mulai dari Garut, Bacan, hingga jenis unik seperti Batu Gambar, Pandan, Karangnunggal, Pirus, dan Anggur.
Tidak sekadar menjadi ajang unjuk koleksi, panitia juga menghadirkan kompetisi dengan hadiah menarik yang mencapai jutaan rupiah di setiap kategori. Hal ini diharapkan mampu menarik antusiasme komunitas batu akik sekaligus meningkatkan kualitas persaingan di antara para peserta.
Selain kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang temu bagi para pecinta batu akik untuk saling bertukar informasi, memperluas jaringan, serta menghidupkan kembali minat terhadap batu akik yang sempat mengalami penurunan popularitas.
Sejumlah aturan teknis telah ditetapkan guna menjaga kualitas dan kelancaran lomba, termasuk ketentuan jumlah batu dalam kategori tertentu seperti “King Of” serta pembatasan kuota pada kategori kontes berjalan.
Melalui penyelenggaraan ini, pameran batu akik diharapkan tidak hanya menjadi tontonan menarik bagi masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif yang berbasis hobi dan komunitas di Kota Sukabumi.






