Gempa M 4,2 Rusak Rumah Warga di Sukalarang, BPBD Lakukan Asesmen

LINGKARPENA.ID | Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,2 yang terjadi pada Minggu (15/3/2026) dini hari menyebabkan kerusakan pada satu rumah warga di Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi.

 

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, gempa terjadi pada pukul 00.36 WIB. Getaran gempa tersebut berdampak pada rumah milik Bubun Bunyamin yang berada di Kampung Margajaya RT 25 RW 04, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang.

Baca juga:  Rumah Mak Juariyah Mendapat Perhatian Kapolsek Lengkong

 

Akibat kejadian tersebut, bagian dinding atas depan rumah dilaporkan ambruk dan beberapa bagian dinding lainnya mengalami retakan. Rumah tersebut diketahui dihuni oleh dua kepala keluarga dengan total delapan jiwa.

 

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sukalarang, Fadil, mengatakan pihaknya langsung melakukan pengecekan ke lokasi setelah menerima laporan dari pemerintah desa setempat.

Baca juga:  Viral! Puluhan Remaja Terlibat Perang Sarung di Jampangkulon

 

“Kami bersama perangkat desa, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP serta relawan langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan memastikan kondisi warga terdampak,” ujar Fadil.

 

Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun kerusakan bangunan membuat rumah tersebut membutuhkan perbaikan.

 

“Saat ini kebutuhan mendesak yang diperlukan adalah material bangunan untuk memperbaiki bagian rumah yang rusak,” jelasnya.

Baca juga:  Meninggal Dunia saat Hendak Mengikuti Upacara HUT RI ke 78, Linmas di Sukabumi Layak Disebut Pahlawan?

 

Hingga saat ini kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah, sementara nilai kerugian akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan oleh petugas.

 

BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila terjadi dampak kerusakan lainnya.

Pos terkait