LINGKARPENA.ID – Belasan Remaja terlibat perang sarung di depan Toko JACO Jalan Nasional, Kecamatan Jampang Kulon Minggu 10 April 2022 malam.
Dalam video yang berdurasi 0:30 detik beredar luas di media sosial Whatsapp Group. Video yang tersebar luas itu terlihat belasan remaja saling serang dengan menggunakan kain sarung.
Banyak pihak menyatakan dan menyayangkan hal tersebut bisa terjadi diwilayah daerah Pajampangan. Netizen berharap kejadian itu cukup sekali terjadi dan tidak terulang kembali.
“Kejadiannya malam kemarin Sabtu 9/4/22 selepas tarawih. Tapi itu cuma “gabut” main-main katanya. Ya kalau istilah kata jaman sekarang mah nge prank. Tapi entah kebenaran yang sesungguhnya,” ujar Ridwan Dermawan, salah satu tokoh masyarakat saat dihubungi lingkarpena.id melalui sambungan telepon nya.
Ridwan menambahkan, kejadian tersebut sudah ditelusuri oleh pihak-pihak terkait seperti Kepolisian, Koramil, PAC PP Jampang Kulon dan Pemdes setempat. “Katanya adegan yang viral itu hanyalah main-main adanya,” sambungnya.
“Ya, walaupun cuma main-main tetap saja dapat memicu kekhawatiran para orang tua dan masyarakat Pajampangan. Kata para remaja mereka terinspirasi perang sarung yang terjadi diwilayah kota,” cetusnya.
Sementara itu pihak Kepolisian Sektor Jampang Kulon melalui Ps. Kanit Reskrim Bripka Riki Rosandi membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya sudah mengamankan remaja yang terlibat perang sarung.
“Petugas baru mengamankan 7 orang remaja yang terlibat perang sarung. Remaja ini baru mau dilakukan pemeriksaan dulu, motifnya apa dan akan didalami dulu,” singkatnya.






