LINGKARPENA.ID | Bencana angin puting beliung kembali melanda dan memporak porandakan sejumlah rumah di Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa, 6 Mei 2025. Peristiwa bencana alam tersebut terjadi sekitar pukul 14.20 WIB.
Berawal bencana angin puting beliung ini dipicu oleh hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang, sehingga mengakibatkan kerusakan parah di sejumlah wilayah.
Dandim 0607 Kota Sukabumi, Letkol Inf Yudhi Hariyanto, S. Hub.Int, dengan sigap segera memerintahkan anggota Koramil Nagrak 0607-10 untuk segera turun ke lokasi membantu warga terdampak.
Langkah cepat ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat yang tengah berjuang memulihkan kondisi pasca-bencana.
Berdasarkan laporan, hujan dan angin kencang yang berlangsung selama ±30 menit tersebut merusak puluhan rumah, dengan rincian:
±55 rumah di Perumahan Bumi Mutiara Indah 3, Kampung Pasir Kerak RT 03/03, Desa Cibunar Jaya.
±12 rumah di Kampung Panagan RT 05/09, Desa Cibunar Jaya.
±26 rumah di Kampung Ciwarung RT 1,2,3,4 RW 05, Desa Cibunar Jaya.
±15 rumah di Kampung Sekar Sari RT 02/06, Desa Munjul.
“Kita bersyukur bencana angin kencang ini tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi. Sementara kerugian materiil masih dalam proses pendataan,” jelas Dandim.
Di lapangan, anggota Koramil Nagrak bersama Muspika dan elemen masyarakat bahu membahu melakukan evakuasi, pembersihan puing-puing, serta pendataan warga terdampak.
“Seluruh kegiatan ini dilakukan secara gotong-royong untuk memastikan bantuan segera tersalurkan dan pemulihan berjalan cepat,” katanya.
Saat ini situasi di lapangan terus dipantau Dandim 0607 Kota Sukabumi melalui laporan berjenjang dari satuan bawah.
“Diharapkan, dengan koordinasi yang baik dan dukungan semua pihak, warga terdampak dapat segera kembali beraktivitas secara normal,” pungkasnya.**






