LINGKARPENA.ID | Ketua Umum Yayasan Forum Silaturahmi Barisan Benteng Pajampangan (YFSBBP), H. Isep Dadang Sukmana, merayakan hari ulang tahun yang ke-62 pada 3 Maret 2026. Di usia yang semakin matang, sosok tokoh masyarakat Pajampangan ini tetap dikenal sederhana dan konsisten dalam kegiatan sosial kemanusiaan.
Sebagai Ketua Umum YFSBBP, H. Isep mengusung jargon “Cinta Damai Anti Anarkis” dalam setiap gerak langkah organisasinya. Di bawah kepemimpinannya, berbagai kegiatan sosial telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Pajampangan, mulai dari santunan anak yatim, bantuan pembangunan sarana keagamaan, membantu korban kebakaran, sunatan masal, makan gratis, hingga kepedulian terhadap warga yang sakit.
Selain aktif berorganisasi, H. Isep juga dikenal sebagai pemilik Hotel Mahesa. Meski memiliki latar belakang sebagai pengusaha, ia tetap membumi dan dekat dengan masyarakat. Kepeduliannya terhadap persoalan sosial menjadikannya figur yang dihormati dan dituakan di wilayah Pajampangan.
Momentum ulang tahun ke-62 ini turut mendapat perhatian dari Bupati Sukabumi, Asep Japar. Dalam pernyataannya, Bupati menyampaikan doa dan apresiasi atas dedikasi H. Isep selama ini.
“Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Sampurasun. Salam Mubarakah. Hari ini adalah momen penuh makna, khususnya bagi Pak Haji Isep sebagai Ketua Yayasan Forum Silaturahmi Barisan Benteng Pajampangan, yang tepat berusia 62 tahun,” ujar Asep Japar.
Ia juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap sosok H. Isep yang dinilai tidak pernah lelah berbuat kebaikan.
“Terima kasih telah dan masih berjuang hingga sejauh ini. Saya merasa bangga punya sahabat seperti Pak Haji Isep, yang kuat dan tak kenal lelah untuk tetap berbuat kebaikan, khususnya di Pajampangan,” lanjutnya.
Di akhir pesannya, Bupati mendoakan agar seluruh harapan dan cita-cita H. Isep dapat terwujud.
“Semoga di fase ini, yang Pak Haji Isep harapkan akan terkabul dan tetap istiqomah. Panjang umur dan sehat selalu. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,” tutupnya.
Bagi masyarakat Pajampangan, H. Isep Dadang Sukmana bukan sekadar pemimpin organisasi, melainkan figur pengayom yang hadir saat masyarakat membutuhkan. Kiprah dan konsistensinya dalam kegiatan sosial menjadi teladan bahwa usia bukanlah batas untuk terus menebar manfaat dan menjaga semangat persaudaraan.






