LINGKARPENA.ID | Harga bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Sukabumi pada pekan pertama Maret 2026 terpantau relatif stabil, meski beberapa komoditas mengalami kenaikan cukup signifikan, terutama pada kelompok cabai dan ikan.
Berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah pasar, harga beras premium berada di kisaran Rp14.471 per kilogram atau naik 16,94 persen. Sementara beras medium rata-rata Rp13.325 per kilogram, naik tipis 1,62 persen. Untuk beras SPHP tercatat rata-rata Rp7.143 per kilogram atau naik 14,29 persen.
Komoditas gula pasir dijual rata-rata Rp17.688 per kilogram atau naik 0,71 persen, sedangkan gula merah Rp16.313 per kilogram, naik 0,38 persen.
Pada kelompok minyak goreng, minyak kemasan satu liter rata-rata Rp15.857 atau naik 14,29 persen. Minyak goreng curah relatif stabil di angka Rp19.750 per kilogram. Sementara Minyakita tercatat Rp17.650 per liter atau turun 0,70 persen.
Harga daging sapi rata-rata Rp134.375 per kilogram atau turun 0,99 persen. Daging ayam ras Rp40.250 per kilogram, turun 0,31 persen. Telur ayam ras justru naik 2,06 persen menjadi Rp31.000 per kilogram.
Komoditas cabai mengalami fluktuasi cukup tinggi. Cabai merah keriting rata-rata Rp40.125 per kilogram atau naik 6,29 persen. Cabai merah besar Rp45.125 per kilogram, naik 6,80 persen. Cabai rawit merah melonjak 12,70 persen menjadi Rp88.750 per kilogram. Sementara cabai rawit hijau turun 10,64 persen menjadi Rp47.250 per kilogram.
Bawang merah tercatat Rp39.750 per kilogram atau naik 3,25 persen, sedangkan bawang putih turun 2,26 persen menjadi Rp27.000 per kilogram.
Pada kelompok ikan, harga ikan kembung mengalami kenaikan paling tinggi yakni 31,22 persen menjadi Rp44.286 per kilogram. Ikan mas naik 11,34 persen menjadi Rp40.500 per kilogram, dan ikan nila Rp34.625 per kilogram atau naik 2,59 persen. Sementara ikan tongkol relatif stabil di Rp38.750 per kilogram.
Untuk komoditas lain seperti tepung terigu Segitiga Biru rata-rata Rp13.063 per kilogram, mie instan Rp2.975 per bungkus, garam bata Rp8.000 per pak, serta gas elpiji 3 kilogram Rp20.000 per tabung, terpantau stabil.
Secara umum, pergerakan harga pada pekan pertama Maret 2026 masih dalam batas wajar, meski masyarakat perlu mewaspadai potensi kenaikan pada komoditas hortikultura dan perikanan yang cenderung fluktuatif, terutama menjelang momentum peningkatan kebutuhan.






